Bellingham Ngamuk, Tuchel Tegur di Depan Publik: Hormati Keputusan Saya!
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, angkat suara usai Jude Bellingham menunjukkan gestur kecewa ketika ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 atas Albania pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Inggris memastikan kemenangan lewat dua gol Harry Kane di menit-menit akhir. Hasil ini membuat The Three Lions menyapu bersih delapan kemenangan tanpa kebobolan di Grup K.
Bellingham, yang kembali menjadi starter untuk pertama kalinya sejak Juni, ditarik keluar enam menit jelang laga usai. Sesaat setelah gol kedua Inggris, gelandang 22 tahun itu terlihat mengangkat tangan ke udara sebagai bentuk kekecewaan karena digantikan Morgan Rogers.
Tuchel mengaku tidak menyukai reaksi tersebut. “Itu keputusan, dan dia harus menerimanya. Temannya sudah menunggu di pinggir lapangan. Jadi dia perlu menerima, menghormati, dan terus melangkah," tegas Tuchel
Ketika ditanya apakah ekspresi Bellingham bertentangan dengan standar perilaku yang ia terapkan, Tuchel mengatakan akan kembali meninjaunya.
“Saya melihat dia tidak senang. Saya tidak ingin memperbesar masalah. Untuk pemain setipe Jude, yang sangat kompetitif, mereka tidak akan pernah suka diganti. Tapi kata-kata saya jelas: ini soal standar dan komitmen.”
Menurut Tuchel, perilaku individual tak boleh mengganggu fokus tim. Hingga kini, Inggris menjalani kualifikasi dengan rekor sempurna dan menjadi tim Eropa pertama yang memenangi minimal enam laga tanpa kebobolan.
Tuchel juga menyoroti atmosfir panas di Tirana yang membuat pertandingan berjalan seperti laga semifinal piala domestik.
“Kami belajar banyak hari ini. Stadion sangat emosional, lawan punya kualitas dan disiplin. Kami harus sabar, tetap positif, dan tidak frustrasi,” jelasnya.
Pelatih asal Jerman itu memuji perkembangan tim yang dinilai konsisten sejak tiga pemusatan latihan terakhir. “Selamat untuk para pemain. Mereka luar biasa. Sulit membayangkan tidak bertemu mereka lagi hingga Maret,” tutup Tuchel.