Jude Bellingham Ngamuk Dituding Jadi Penyebab Xabi Alonso Dipecat

Pemain Real Madrid, Jude Bellingham
Pemain Real Madrid, Jude Bellingham

 Jude Bellingham ngamuk usai dituding sebagai penyebab dipecatnya Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid.

Pemain asal Inggris itu melontarkan pernyataan keras untuk membantah isu yang menyebut dirinya menjadi bagian dari keretakan hubungan antara para pemain dan sang pelatih.

Xabi Alonso resmi diberhentikan Real Madrid hanya beberapa bulan setelah ditunjuk pada musim panas 2025. Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi titik akhir kiprah legenda Los Blancos tersebut. Manajemen Madrid kemudian menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pengganti.

Sejak beberapa bulan terakhir, tekanan memang terus mengarah ke Alonso. Sejumlah laporan menyebutkan ruang ganti mulai goyah, dengan beberapa pemain dikabarkan tidak sepenuhnya puas terhadap metode dan pendekatan pelatih asal Spanyol itu.

Nama Jude Bellingham ikut terseret dalam pusaran isu tersebut. Ia disebut-sebut kurang nyaman dengan peran barunya dan lebih menyukai posisi yang sebelumnya diberikan Carlo Ancelotti. Namun, Bellingham sejatinya sudah membantah kabar itu sejak Desember lalu.

“Hubungan saya dengan pelatih sangat baik. Banyak pemain juga merasakan hal yang sama,” kata Bellingham saat itu. Ia menegaskan tidak ada pemain yang “menyerah” atau berhenti mendukung Alonso meski hasil tim naik-turun.

Meski demikian, spekulasi kembali mencuat usai Alonso resmi angkat kaki dari Santiago Bernabeu. Tak ingin terus diseret rumor, Bellingham kali ini memilih bereaksi keras.

Melalui pernyataan di platform pribadinya, pemain Timnas Inggris itu meluapkan kekesalannya terhadap rumor yang beredar.

“Sampai sekarang saya terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini berlalu, berharap kebenaran akan muncul dengan sendirinya. Tapi jujur saja, ini omong kosong,” tulis Bellingham.

“Saya benar-benar kasihan pada orang-orang yang menelan mentah-mentah setiap kata dari para badut dan ‘sumber’ mereka. Jangan percaya semua yang kalian baca. Media seperti ini perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan informasi menyesatkan demi klik dan sensasi.”

Sebelum melontarkan kecaman tersebut, Bellingham juga sempat memberikan penghormatan kepada Alonso. Melalui Instagram Story, ia menuliskan pesan singkat namun penuh respek.

“Terima kasih, Mister. Senang bisa bekerja dengan Anda. Semoga sukses ke depannya.”

Sikap serupa juga ditunjukkan Kylian Mbappe. Meski sempat terekam kamera berselisih pendapat dengan Alonso dalam laga Piala Super Spanyol, penyerang Prancis itu tetap memberikan ucapan perpisahan yang hangat.

“Waktunya singkat, tapi merupakan sebuah kehormatan bermain dan belajar dari Anda. Terima kasih atas kepercayaan sejak hari pertama,” tulis Mbappe.

Pernyataan para bintang Madrid ini seolah menegaskan satu hal: kepergian Xabi Alonso mungkin dipicu hasil dan dinamika klub, bukan pemberontakan pemain seperti yang ramai dispekulasikan.