Liverpool Bergerak Cepat, Bek Timnas Inggris Sepakat Kembali ke Anfield

Andoni Iraola
Andoni Iraola

 Liverpool bergerak cepat membenahi skuad jelang musim baru. Setelah kehilangan sejumlah pemain penting di lini belakang, The Reds kini dikabarkan siap memulangkan mantan pemainnya sendiri dengan nilai transfer yang fantastis.

Bek Timnas Inggris, Jarell Quansah, disebut telah menyepakati persyaratan pribadi untuk kembali ke Anfield. Liverpool dikabarkan harus mengeluarkan dana hingga 55 juta poundsterling atau sekitar Rp1,2 triliun untuk merealisasikan kepulangan sang pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini tak lepas dari perubahan besar yang terjadi di Liverpool. Era baru bersama pelatih Andoni Iraola membuat klub asal Merseyside tersebut aktif berburu pemain di bursa transfer musim panas.

Di saat yang sama, Liverpool juga harus menghadapi eksodus sejumlah pemain penting. Mohamed Salah dan Andrew Robertson telah resmi meninggalkan klub, sementara Ibrahima Konate dikabarkan bergabung dengan Real Madrid.

Situasi tersebut membuat Liverpool membutuhkan tambahan tenaga di sektor pertahanan. Menariknya, target utama mereka justru pemain yang pernah dibesarkan akademi klub sendiri.

Quansah meninggalkan Liverpool pada 2025 untuk bergabung dengan Bayer Leverkusen. Saat itu bek berusia 23 tahun tersebut memilih mencari menit bermain reguler yang sulit didapatkan di Anfield.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Bersama Leverkusen, Quansah berkembang pesat dan menjadi salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa.

Musim lalu ia tampil dalam 44 pertandingan di semua kompetisi dan bahkan menyumbang lima gol untuk klub Bundesliga tersebut.

Saat melepas Quansah, Liverpool ternyata menyisipkan klausul buy-back dalam kontrak penjualannya. Klausul itu memungkinkan The Reds membawanya pulang dengan mahar 55 juta poundsterling.

Kini, menurut laporan media Inggris, Quansah telah memberikan lampu hijau untuk kembali mengenakan seragam merah kebanggaan Liverpool.

Meski demikian, keputusan akhir masih berada di tangan manajemen Liverpool apakah akan mengaktifkan klausul tersebut atau tidak.

Sebelumnya, Quansah pernah mengungkapkan alasan di balik keputusannya meninggalkan Liverpool tahun lalu.

Menurutnya, kesempatan bermain secara reguler menjadi faktor utama yang membuat dirinya memilih hijrah ke Jerman.

"Sejujurnya itu bukan keputusan yang sulit karena saya hanya ingin bermain," kata Quansah.

"Saya merasa mampu bermain di level tertinggi. Bundesliga adalah kompetisi besar, saya juga mendapat kesempatan bermain di Liga Champions dan tampil dalam pertandingan-pertandingan penting."

Ia mengaku mengikuti instingnya saat mengambil keputusan tersebut.

"Terkadang Anda tidak perlu terlalu banyak berpikir atau mendengarkan terlalu banyak orang. Saya hanya mengikuti perasaan saya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, setelah satu musim sukses di Jerman dan masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026, Quansah berpeluang kembali ke klub yang membesarkan namanya.

Jika transfer ini benar-benar terwujud, Liverpool bukan hanya mendapatkan bek muda berkualitas, tetapi juga memulangkan salah satu produk terbaik akademi mereka yang kini telah matang di level tertinggi sepak bola Eropa.