Detik-detik Bang Jago Lakukan Pengeroyokan Brutal di Tebet, Pamer Benda Mirip Pistol di Pinggang
Media sosial dihebohkan oleh video aksi pengeroyokan brutal di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Dalam video yang viral itu, salah satu pelaku tampak memamerkan benda mirip pistol di pinggangnya, seolah menantang siapapun yang berani melawan.
Video berdurasi 36 detik itu salah satunya diunggah akun Instagram @infojaksel.id. Dalam postingannya, terlihat sekelompok pria memukuli dua orang korban di tengah jalan. Salah satu pelaku dengan kemeja berkelir cokelat tanpa dikancing, tampak menendang korban dengan arogan sambil memperlihatkan benda mirip pistol di pinggangnya.
"Pengeroyokan di Tebet, Jaksel. Dua pria diserang OTK. Pelaku diduga ancam tembak,” demikian dikutip dari akun tersebut, Kamis 13 November 2025.
Dari keterangan unggahan yang sama, peristiwa itu terjadi pada Minggu malam, 9 November 2025, ketika korban baru pulang kerja bersama rekannya. Tanpa sebab jelas, mereka dihadang dan langsung diserang.
Netizen pun ramai mengecam aksi itu. Banyak yang menuntut polisi segera menangkap pelaku karena dianggap meresahkan dan bisa membahayakan warga sekitar. Sementara itu, terkait hal ini polisi pun angkat bicara.
Kapolsek Tebet, Komisaris Polisi Iwan Gunawan membenarkan adanya insiden tersebut. Meski korban belum membuat laporan resmi, polisi memastikan penyelidikan sudah berjalan.
“Itu belum membuat laporan, tapi anggota kami sudah turun, sedang lakukan cek TKP (tempat kejadian perkara). Lagi mintain keterangan-keterangan saksi,” ujar Kompol Iwan.
Menurutnya, saat ini penyelidikan masih mengandalkan video viral di media sosial dan keterangan dari warga sekitar. Pihaknya juga tengah menelusuri rekaman CCTV alias kamera pengawas yang diduga merekam momen pengeroyokan tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat atau korban yang mengetahui kejadian tersebut untuk segera melapor ke Polsek Tebet agar proses hukum bisa segera berjalan.
"Berdasarkan rekaman yang di IG maupun medsos itu, kami melakukan pengecekan saksi-saksi di sana. Kalau ada CCTV, akan kami minta,” katanya lagi.