Menpora Jajaki Kerja Sama dengan Belanda, Fokus Bangun Pemuda dan Majukan Olahraga
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menjajaki kerja sama strategis dengan Belanda dalam upaya memajukan bidang kepemudaan dan olahraga nasional. Langkah ini dilakukan melalui pertemuan dengan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen serta Duta Besar Belanda untuk Kepemudaan Jurriaan Middelhoff.
Pertemuan tersebut dibagikan Erick melalui akun media sosial resminya. Dalam unggahannya, ia menyebut diskusi berlangsung produktif dan membuka peluang kolaborasi yang menguntungkan kedua negara.
"Kami berdiskusi tentang potensi kerja sama dan kolaborasi di bidang kepemudaan dan olahraga yang bisa memberikan manfaat untuk kedua negara," tulis Erick Thohir dalam akun Instagram resminya.
Erick menegaskan, komitmennya untuk terus mendorong transformasi olahraga nasional dan pembangunan karakter pemuda menjadi landasan utama kerja sama ini. Di bidang olahraga, ia menekankan pentingnya peningkatan prestasi di panggung internasional sebagai bukti keunggulan bangsa Indonesia.
Selain mengejar prestasi, Erick juga menyoroti peran olahraga dalam membangun karakter generasi muda. Ia menilai, olahraga tidak hanya menjadi alat pencapaian prestasi, tetapi juga sarana pembentukan mentalitas dan nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, pembangunan pemuda dan olahraga tidak bisa dilakukan secara terpisah. Sinergi dan kolaborasi antarnegara menjadi bagian penting dari visi besar untuk melahirkan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan berintegritas.
“Pembangunan pemuda dan olahraga membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, penjajakan kerja sama dengan Belanda menjadi langkah penting untuk kemajuan bersama,” ujar Erick.
Tak hanya terbatas pada bidang olahraga dan kepemudaan, Menpora juga membuka peluang kolaborasi dengan Belanda dalam mendorong kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan hidup.
Selain itu, peningkatan literasi dan pemanfaatan teknologi digital secara positif, produktif, dan berkelanjutan turut menjadi fokus pembahasan.
Langkah diplomatik ini sejalan dengan upaya Erick Thohir membangun ekosistem kepemudaan dan olahraga yang inklusif serta berorientasi global. Ia berharap kerja sama internasional seperti ini dapat memperkuat kapasitas pemuda Indonesia sekaligus membuka ruang prestasi yang lebih luas di masa depan.