bank bjb Dorong Desa Mandiri Melalui Kerja Sama dengan Kemendesa PDT
bank bjb terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui perluasan sinergi strategis dengan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang fasilitasi layanan Bank Pembangunan Daerah guna mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Nugroho Setijo Nagoro dan Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, jajaran Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, perwakilan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah, serta manajemen bank bjb.
Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan bank bjb dalam mengakselerasi pertumbuhan bisnis yang inklusif, sekaligus memperkuat peran sektor perbankan dalam mendorong kemandirian ekonomi desa di berbagai daerah. Sinergi dengan Kemendes PDT juga mencerminkan strategi jangka panjang bank bjb dalam membangun fondasi ekonomi daerah yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepahaman bersama antara Kemendes PDT dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah terkait fasilitasi layanan perbankan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa dan wilayah tertinggal.
Selain itu, kerja sama ini melanjutkan kolaborasi sebelumnya yang telah berjalan sejak 2023 dan berakhir pada 25 Juli 2025. Kedua pihak sepakat memperpanjang kerja sama guna menjaga kesinambungan program dan mengoptimalkan pemanfaatan layanan perbankan untuk mendukung pembangunan desa secara terintegrasi.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran data dan informasi, pemanfaatan produk serta jasa perbankan, sosialisasi dan pendampingan layanan keuangan kepada masyarakat desa, hingga penguatan peran Bank Pembangunan Daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat desa. Kerja sama ini juga melibatkan pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan bank bjb untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemberdayaan desa.
Dalam pelaksanaannya, Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan berperan sebagai fasilitator koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sementara itu, bank bjb memberikan dukungan layanan keuangan serta penguatan kapasitas masyarakat desa.
Implementasi kerja sama dituangkan secara rinci dalam Rencana Kerja Tahunan yang disepakati bersama dan menjadi pedoman pelaksanaan program di lapangan. Perjanjian ini berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak, dengan pendanaan bersumber dari anggaran masing-masing institusi. Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan, dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala minimal satu kali dalam setahun.
Dalam mendukung pengelolaan keuangan desa, bank bjb tercatat telah mengelola saldo Giro Desa pada 2024 dan 2025 yang menunjukkan pertumbuhan signifikan aktivitas keuangan desa. Peningkatan tersebut ditopang oleh jaringan Agen Laku Pandai bank bjb yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat dengan total 18.727 agen, termasuk BUMDes dan organisasi desa. Kehadiran agen ini memudahkan masyarakat desa mengakses layanan perbankan, mulai dari menabung, bertransaksi, hingga memperoleh pembiayaan usaha mikro dan kecil.
Untuk memperkuat ekosistem digital desa, bank bjb juga telah mengintegrasikan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes TNT) dengan layanan Internet Banking Corporate sejak beberapa tahun terakhir. Implementasi integrasi sistem tersebut telah berjalan di Kabupaten Sumedang, Garut, dan Ciamis, serta akan diperluas secara bertahap ke wilayah lainnya.
Di sisi lain, bank bjb terus memperkuat kolaborasi lintas kementerian melalui pengembangan Ekosistem Transaksi Desa yang dimulai sejak 2021 dan diperkuat melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Dalam Negeri pada 2022.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, bank bjb berperan aktif dalam mendukung penyerapan kredit aparat desa, penguatan UMKM, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. bank bjb optimistis sinergi ini akan semakin memperkuat pertumbuhan ekonomi desa, memperluas pemberdayaan UMKM, serta mendorong terwujudnya desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (ILN)