Persaingan Makin Ketat! Tripadvisor Mulai Pangkas Karyawan dan Merger
Tripadvisor, platform ulasan perjalanan populer, melakukan perubahan signifikan dalam struktur operasionalnya. Perusahaan mengumumkan penggabungan operasional divisi utama dengan Viator, unit pengalaman wisata yang sedang tumbuh pesat.
Tak hanya itu, Tripadvisor juga melakukan pemangkasan karyawan. Menurut laporan Skift, langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang bertujuan menyederhanakan operasional dan memperkuat posisi perusahaan di sektor travel dan leisure yang semakin kompetitif.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini diperkirakan akan memengaruhi sebagian besar staf engineering Tripadvisor, sementara divisi Viator kemungkinan besar tetap stabil. Meski begitu, perusahaan belum merinci jumlah posisi yang terdampak.
“Tripadvisor sedang mengonsolidasikan operasional inti dengan Viator untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas terhadap permintaan wisata personal,” ungkap laporan tersebut, sebagaimana dikutip dari Skift, Kamis, 6 November 2025.
Ilustrasi travelling dengan menggunakan koper, ilustrasi kabur aja dulu
Langkah ini mencerminkan upaya perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan tren konsumen yang semakin menuntut pengalaman perjalanan yang dipersonalisasi.
Dari sisi keuangan, Tripadvisor menunjukkan kinerja yang beragam. Pendapatan selama 12 bulan terakhir tercatat sebesar US$1,87 miliar atau setara Rp31,3 triliun, dengan laju pertumbuhan rata-rata tiga tahun sebesar 24,3 persen.
Meski gross margin tinggi 93,6 persen, margin operasi hanya 7,6 persen dan margin bersih 3,5 persen. Angka ini, menunjukkan tekanan pada profitabilitas.
Lebih lanjut, rasio utang terhadap ekuitas tercatat 201 persen, menandakan tingkat leverage yang cukup besar. Analisis lebih lanjut menunjukkan skor Altman Z-Score Tripadvisor sebesar 1,55, sehingga menempatkan perusahaan di zona risiko finansial, atau potensi masalah solvabilitas dalam dua tahun ke depan jika kondisi memburuk.
Data internal juga mencatat penjualan saham baru-baru ini tanpa ada pembelian, menambah kehati-hatian pasar terhadap saham perusahaan. Saham Tripadvisor diperdagangkan dengan price-to-earnings ratio 30,6 dan price-to-sales ratio 1,08, menandakan saham mungkin undervalued namun tetap rentan terhadap volatilitas.
Analis saat ini memberikan rekomendasi “hold”, mencerminkan ketidakpastian terkait dampak restrukturisasi terhadap kinerja jangka panjang. Merger operasional dan PHK ini menegaskan tantangan yang lebih luas dihadapi platform travel dalam menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen pasca-pandemi serta persaingan dari perusahaan digital-first yang agresif.
Pada 2024, divisi utama Tripadvisor menyumbang 52 persen dari total pendapatan, Viator 46 persen, dan TheFork 10 persen. Restrukturisasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi lebih besar di seluruh platform, sekaligus memperkuat fokus perusahaan pada monetisasi segmen Viator yang memiliki margin tinggi.