Privasi WhatsApp Makin Ketat
WhatsApp meluncurkan fitur keamanan terbaru yang membuat privasi pengguna semakin terlindungi. Setelah sebelumnya menghadirkan enkripsi end-to-end untuk pesan, panggilan, dan media, kini aplikasi milik Meta itu memperluas perlindungannya ke backup chat di Google Drive dan iCloud melalui sistem passkey encryption.
Langkah ini menandai evolusi besar dalam keamanan digital, terutama bagi lebih dari 2 miliar pengguna aktif WhatsApp di seluruh dunia yang setiap harinya mengirimkan lebih dari 100 miliar pesan.
Berikut penjelasan lengkap tentang fitur baru WhatsApp yang kini membuat pencurian data makin sulit dilakukan oleh pihak mana pun, termasuk oleh WhatsApp sendiri maupun penyedia layanan cloud.
Backup Chat di Google Drive dan iCloud Dilindungi dengan Passkey di WhatsApp
1. Apa Itu Passkey Encryption di WhatsApp?
Passkey encryption merupakan teknologi keamanan berbasis biometrik dan screen lock, yang menggantikan metode lama berupa kunci enkripsi 64 digit.
Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi repot mengingat kode panjang untuk membuka cadangan data mereka. Sebagai gantinya, pengguna cukup menggunakan sidik jari, Face ID, atau PIN layar kunci untuk mengakses backup.
Sistem ini membuat data backup yang tersimpan di cloud menjadi hanya dapat diakses oleh pengguna itu sendiri, bukan oleh WhatsApp, Google, atau Apple.
2. Melindungi Backup Chat di Cloud dari Akses Tidak Sah
Selama ini, meski pesan di WhatsApp sudah terenkripsi end-to-end, backup di Google Drive dan iCloud masih berisiko karena tersimpan di server pihak ketiga.
Dengan pembaruan ini, WhatsApp memperluas perlindungan sehingga seluruh isi cadangan, mulai dari teks, foto, video, hingga voice note akan terenkripsi penuh.
Artinya, meskipun seseorang berhasil mendapatkan akses ke akun cloud pengguna, mereka tetap tidak bisa membuka isi backup WhatsApp tanpa verifikasi passkey biometrik atau kunci layar pengguna.
3. Tidak Perlu Lagi Simpan Kunci 64 Digit
Sebelumnya, WhatsApp menyediakan fitur backup terenkripsi yang mengharuskan pengguna membuat kunci 64 digit atau password khusus untuk membuka cadangan data.
Masalahnya, jika password tersebut hilang atau lupa, pengguna bisa kehilangan seluruh data chat secara permanen.
Dengan hadirnya passkey encryption, pengguna cukup memanfaatkan sistem keamanan bawaan ponsel. Jadi, keamanan tetap maksimal tanpa mengorbankan kemudahan.
4. Cara Mengaktifkan Passkey Encryption
Fitur ini akan diluncurkan secara bertahap secara global dalam beberapa minggu ke depan. Untuk menggunakannya, pengguna perlu:
- Memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru.
- Masuk ke menu Setelan > Chat > Cadangan Chat.
- Pilih opsi “Gunakan Passkey” saat membuat backup ke Google Drive atau iCloud.
- Aktifkan verifikasi biometrik atau screen lock.
Setelah diaktifkan, backup baru maupun backup lama akan terlindungi secara otomatis dengan lapisan keamanan tambahan.
5. Upaya WhatsApp Meningkatkan Privasi Digital
Langkah ini bukan yang pertama bagi WhatsApp dalam memperkuat keamanan penggunanya.
Sebelumnya, platform ini telah memperkenalkan:
- Verifikasi dua langkah (Two-Step Verification)
- Perlindungan login multi-perangkat
- Pemblokiran screenshot untuk chat sekali lihat
- Privasi online yang lebih fleksibel
Semua inovasi ini menunjukkan komitmen Meta terhadap perlindungan privasi dan data pribadi pengguna, di tengah meningkatnya ancaman kejahatan siber dan kebocoran data digital.
6. Privasi yang Semakin Pribadi
Dengan sistem passkey encryption, bahkan Meta sekalipun tidak memiliki akses terhadap data backup pengguna.
Hal ini sejalan dengan filosofi awal WhatsApp, yaitu “your messages belong to you.”
Melalui fitur ini, perusahaan ingin memastikan bahwa hanya pengguna yang bisa mengakses percakapan pribadinya, tidak ada pengecualian, bahkan dari pihak penyedia layanan cloud.