Tren Pemain Naturalisasi Timnas di Super League, Marc Klok: Persaingan Makin Ketat, Level Liga Naik

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok

 Masuknya semakin banyak pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke Super League Indonesia mulai membentuk dinamika baru kompetisi. 

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menyambut positif perkembangan tersebut. Ia menilai kehadiran pemain-pemain dengan pengalaman internasional akan memberi dampak langsung terhadap kualitas permainan di lapangan.

Salah satu nama terbaru adalah Shayne Pattynama, yang resmi bergabung dengan Persija Jakarta dan bersiap menjalani debutnya di Super League 2025/2026. Klok menilai bek berusia 26 tahun itu memiliki bekal yang cukup untuk beradaptasi dengan kompetisi Indonesia.

Pemain baru Persija Jakarta, Shayne Pattynama

Sebelum berlabuh ke Tanah Air, Shayne Pattynama sempat memperkuat Buriram United di Thailand. Klub tersebut dikenal memiliki standar kompetisi yang tinggi di kawasan Asia Tenggara, sehingga pengalaman tersebut dianggap menjadi nilai tambah bagi sang pemain.

Meski demikian, Klok menegaskan bahwa bermain di Indonesia tetap memiliki tantangan tersendiri. Adaptasi terhadap iklim, ritme pertandingan, hingga tekanan suporter menjadi faktor yang harus dihadapi, meski menurutnya hal itu bukan sesuatu yang asing bagi pemain dari luar.

Ia mencontohkan bagaimana Persib Bandung mampu mendatangkan pemain seperti Thom Haye dan Eliano Reijnders, sementara Persija lebih dulu diperkuat Jordi Amat. Kehadiran nama-nama tersebut menunjukkan bahwa Super League kini semakin menarik bagi pemain dengan latar belakang internasional.

Dalam konteks rivalitas klasik Persib dan Persija, Klok turut menyelipkan candaan saat berbicara soal karier Shayne bersama Macan Kemayoran.

“Semoga dia dapat rezeki di Indonesia, di klub barunya. Tapi jangan terlalu banyak rezeki karena Persib harus juara,” kata Klok kepada awak media dalam konferensi pers jelang lawan PSBS Biak, di Bandung, Sabtu 24 Januari 2026.

“Dia teman baik saya dan semoga sukses di klub barunya,” tambah pemain berusia 32 tahun itu sambil tersenyum.

Lebih jauh, Klok menilai derasnya arus pemain berkualitas ke Indonesia merupakan sinyal positif bagi kompetisi nasional. Menurutnya, persaingan yang semakin ketat akan memaksa setiap pemain untuk terus meningkatkan performa.

“Sekarang kita melihat tren banyak pemain datang ke Indonesia. Level liga bisa semakin naik,” kata Klok.

Ia juga menyinggung kembalinya sejumlah pemain keturunan ke Indonesia sebagai fenomena menarik. Situasi ini membuka peluang lebih luas bagi pemain untuk menunjukkan kualitas sekaligus memperbesar opsi pemantauan bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang tengah membangun komposisi skuad nasional.