Bukan Sekadar Dekorasi

Perayaan Imlek di Plaza Asia.
Perayaan Imlek di Plaza Asia.

Plaza Asia melakukan terobosan signifikan dalam Perayaan Imlek 2026 dengan memadukan akulturasi budaya China dan Betawi dalam bingkai kebersamaan.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili untuk menyambut Tahun Kuda ini tidak sekadar seremoni, melainkan berlangsung meriah dan spektakuler.

Tidak sekadar memajang dekorasi, Plaza Asia disulap menjadi episentrum budaya dengan menghadirkan atraksi barongsai tematik hingga kehadiran kuda asli.

Perayaan ini sekaligus menjadi wujud nyata dari semangat "Jakarta Melting Pot" yang diinisiasi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai simbol keberagaman dan harmoni antara budaya China dan Betawi di ibu kota.

Perayaan Imlek tahun ini mencetak sejarah baru. Kemeriahan Imlek di Plaza Asia juga merupakan respons positif atas arahan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Pemprov DKI Jakarta.

Plaza Asia turut berkontribusi dalam program beautifikasi dan peningkatan estetika pedestrian Jakarta.

Lebih dari sekadar mempercantik kota, inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat narasi toleransi, menguatkan citra Jakarta sebagai destinasi wisata budaya modern, serta menciptakan ruang publik yang inklusif bagi berbagai etnis dan tradisi yang hidup berdampingan.

Puncak kemeriahan acara ditandai dengan parade barongsai yang memukau dan pelaksanaan prosesi Thiam Ceremony yang dipimpin langsung oleh Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus Ketua Umum Himpunan Penggerak Wisata Indonesia, Eva Monalisa.

Prosesi Thiam Ceremony tersebut dijalankan secara khidmat sebagai simbol 'Selamat Datang Rejeki' serta perlindungan selama 12 bulan penuh untuk seluruh warga Plaza Asia.

“Antusiasme warga sangat luar biasa dan ini menjadi terobosan baru bagi kami kalau perayaan Imlek yang bukan hanya meriah, tetapi juga penuh makna dan mempererat persatuan,” ungkap Ketua Panitia Evie Irawan.