Analis Prediksi IHSG Menguat Meski Singkat, Cek 5 Rekomendasi Saham 'Jagoan'

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menuturkan, tren kenaikan tergolong jangka pendek dengan berpeluang akan menembus titik resistance berikutnya. Dengan catatan, IHSG harus mampu melampaui area 8.186. 

"IHSG akan melanjutkan tren naik jangka pendek menuju resisten berikutnya di level 8.245," ungkap Ivan dalam risetnya dikutip pada Jumat, 17 Oktober 2025.

Ivan juga membeberkan potensi koreksi jika indeks bergerak di bawah area 7.978. Menurut Ivan, penurunan IHSG dapat memicu koreksi lanjutan menguji level 7.899.

Ilustrasi IHSG Anjlok

Adapun titik support IHSG berada pada level 7.978, 7.899, 7.821 dan 7.742. Sedangkan titik resistance di area 8.186, 8.245, 8.300 dan 8.394. 

Lebih lanjut, Ivan memberikan kisi-kisi sederet saham yang bakal 'menghasilkan' cuan. Berikut rekomendasi saham yang patut untuk investor cermati, diantaranya:

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 

  • Rekomendasi  : Hold 
  • Target harga    : 7.375

PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP) 

  • Rekomendasi  : Buy on Weakness
  • Area beli           : 6.600-6.900
  • Target harga    : 7.775

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

  • Rekomendasi  : Buy on Weakness
  • Area beli           : 1.960-2.060
  • Target harga    : 2.430

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 

Ilustrasi - Tambang batu bara

Tambang batu bara

  • Rekomendasi  : Trading Buy
  • Area beli           : 2.100-2.200
  • Target harga    : 2.510

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

  • Rekomendasi  : Buy on Weakness
  • Area beli           : 1.550-1.600
  • Target harga    : 1.700