Alergi Tepung Terigu? Coba Ganti Pakai Tepung Rekomendasi Chef Ini
Meski budidaya gandum minim di Indonesia, olahan tanaman ini akrab ditemui dalam makanan sehari-hari di Indonesia.
Mulai dari gorengan, aneka kue, roti, hingga makan besar yang banyak menggunakan terigu atau tepung gandum.
Sayangnya, tidak semua orang bisa menikmati terigu karena alergi terhadap protein dalam terigu. Kondisi ini disebut sebagai penyakit celiac yang termasuk kondisi autoimon genetik.
Orang yang alergi terhadap protein terigu mesti mencari alternatif tepung pengganti olahan gandum.
"Bisa saja diganti dengan tepung kentang, tapioka, dan sebagainya. Jenis-jenis tepung yang gluten free," ujar Executive Chef Lampung Marriott Resort & Spa, Toni Azhari, saat ditemui Kompas.com usai acara Marriott International’s Future of Food 2026 di The Westin Jakarta, Selasa (14/10/2025).
Jenis tepung bebas gluten lainnya yang mudah ditemui di Indonesia adalah tepung sagu, tepung ketan, tepung beras, dan tepung tapioka.
Ilustrasi kue lapis tepung beras sederhana..jpg
Namun, perlu diketahui bahwa setiap tepung memiliki karakteristik tidak sama yang menghasilkan rasa dan tekstur berbeda untuk setiap makanan.
Misalnya, tepung ketan yang cenderung kenyal dan sedikit berat, juga tepung beras yang memiliki karakter serupa, tetapi lebih halus.
tepung ini banyak digunakan untuk membuat kue basah atau jajan pasar tradisional.
Bila ingin mencari tepung pengganti terigu dengan tekstur yang mirip, coba gunakan tepung sorgum dan tepung singkong.
Lebih lanjut, Toni menjelaskan bahwa selain memperhatikan jenis tepungnya, penting juga untuk menggunakan peralatan khusus saat membuat makanan bagi pengidap celiac.
"Peralatan makan dan masaknya enggak boleh bercampur karena orang yang alergi kan mengonsumsi sedikit saja, langsung ada efeknya. Sangat-sangat bahaya," tuturnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.