Pajak Hotel di Jepang Naik 10 Kali Lipat, Berlaku di Kota Ini

overtourism di jepang, pajak hotel jepang, pajak hotel jepang naik, tarif pajak hotel jepang, kenapa pajak hotel jepang naik, Pajak Hotel di Jepang Naik 10 Kali Lipat, Berlaku di Kota Ini

Pajak hotel di Jepang bakal naik 10 kali lipat mulai Maret 2026 mendatang. Aturan ini berlaku khusus hotel di Kyoto.

Dilansir dari Euronews, kenaikan pajak hotel di Kyoto menyusul overtourism yang terjadi di Jepang pada 2024.

Tahun lalu, Jepang mencatat kunjungan 36,9 juta turis asing. Tertinggi sepanjang sejarah.

Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang mengonfirmasi bahwa kenaikan pajak hotel di Kyoto telah diusulkan pertama kali pada Maret 2024, menandai kenaikan pajak pertama sejak pajak tersebut diperkenalkan pada Oktober 2018.

Kenaikan tarif pajak hotel di Kyoto Jepang 

Saat ini, pajak akomodasi di Kyoto dibatasi maksimum sebesar 1.000 yen atau sekitar Rp 108.000 per malam.

Setelah tarif pajak hotel di Kyoto naik, tamu dikenakan biaya berbeda, tergantung kelas hotel yang diinapi.

Tamu yang menginap di hotel mewah harus membayar pajak 10 kali lipat dari tarif awal, yakni 10.000 yen atau Rp 1 jutaan per malam.

Adapun untuk tamu yang menginap di hotel dengan tarif kisaran 50.000-99.999 yen atau sekitar Rp 5,4 jutaan hingga Rp 10 jutaan, dikenakan pajak 4.000 yen atau sekitar Rp 435.000 per malam.

Selanjutnya, tamu yang menginap di hotel bertarif 20.000-49.999 yen per malam Rp 2,1 jutaan hingga Rp 5,3 jutaan, dikenakan pajak hotel Rp 1.000 yen atau sekitar Rp 108.000-an per malam.

Adapun tamu yang menginap di hotel murah dengan tarif 6.000-19.999 yen atau sekitar Rp 600.000 hingga Rp 2,1 jutaan per malam, hanya dikenakan pajak hotel sebesar 400 yen atau Rp 44.000 per malam.

Melalui kenaikan tarif pajak hotel di Kyoto, pendapatan kota dari pajak akomodasi diperkirakan naik dari 5,2 miliar yen atau sekitar Rp 565 miliar menjadi 12,6 miliar yen atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Pajak hotel di Kyoto bukan bertujuan untuk mencegah turis datang ke Jepang, melainkan untuk memastikan wisatawan mampu menanggung biaya tindakan pencegahan terhadap overtourism.

overtourism di jepang, pajak hotel jepang, pajak hotel jepang naik, tarif pajak hotel jepang, kenapa pajak hotel jepang naik, Pajak Hotel di Jepang Naik 10 Kali Lipat, Berlaku di Kota Ini

Chureito Pagoda (Red Pagoda) yang punya 5 tingkat dengan latar belakang Gunung Fuji.

tahun mencatat rekor permintaan, banyak destinasi wisata berupaya mengurangi tekanan pada infrastruktur dan komunitas lokal sekaligus memastikan manfaat ekonomi pariwisata terdistribusi secara lebih adil," ujar kata Direktur Digital di agen perjalanan daring Thomas Cook, Nicholas Smith, dikutip dari Euronews, Senin (13/10/2025).

“Dalam praktiknya, pajak-pajak ini jarang dimaksudkan untuk menghambat perjalanan – pajak-pajak ini dirancang untuk berinvestasi kembali pada hal-hal yang membuat kota menarik: pelestarian budaya, transportasi umum, kebersihan, dan manajemen pengunjung yang lebih baik," tambah dia.

Menurutnya, wisatawan yang memilih akomodasi premium umumnya lebih mementingkan kualitas dan orisinalitas.

"Ketika mereka melihat bahwa kontribusi mereka mendukung keberlanjutan lokal dan meningkatkan destinasi, hal tersebut justru meningkatkan, alih-alih mengurangi, pengalaman mereka," ujar Smith.

Kondisi overtourism di Jepang

Rekor kunjungan turis asing di Jepang sebesar 36,9 juta pada 2024 menandai peningkatan hingga 15,6 persen dibandingkan pada 2019.

Meski kenaikan angka kunjungan turis di Jepang dinilai baik bagi perekonomian negara, tetapi ada masalah lain yang menghantui isu ini.

Misalnya, kekhawatiran meningkatnya polusi dan lalu lintas manusia di Gunung Fuji, salah satu tempat wisata favorit turis asing.

Selain itu, dikutip dari Travel and Tour World, pendapatan pajak hotel di Kyoto bakal digunakan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

Misi tersebut diiringi dengan peningkatan layanan bagi pengunjung internasional yang memastikan bahwa wisatawan dapat menjelajahi kota dengan lebih mudah.

Serta menjalankan kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang adat istiadat dan etika setempat, membantu mengurangi kejadian perilaku tidak pantas oleh wisatawan.

Dana pajak hotel juga akan digunakan untuk membuat layanan bus ekspres yang menghubungkan Stasiun Kyoto dengan tempat-tempat wisata menarik untuk mengurangi kemacetan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.