Berencana Pergi ke Jepang? Ketahui Biaya Visa Akan Naik

Sanae Takaichi, visa, Jepang, biaya visa, visa jepang, biaya visa jepang, visa Jepang 2026, Berencana Pergi ke Jepang? Ketahui Biaya Visa Akan Naik

Pemerintah Jepang berencana menaikkan biaya penerbitan visa secara substansial bagi penduduk asing pada tahun fiskal mendatang.

Pemerintah Negeri Sakura di bawah kepemimpinan Sanae Takaichi akan memanfaatkan pendapatan tambahan ini untuk memperkuat kebijakan yang mendukung multikulturalisme.

Rencana penyesuaian biaya visa ini disampaikan dari sumber pemerintah pada Kamis (20/11/2025) di tengah terus meningkatnya jumlah penduduk asing di Jepang.

Dikutip dari Antara, Jumat (21/11/2025), perubahan status visa ke Jepang atau penerbitan ulang untuk masa berlaku satu tahun atau lebih diperkirakan naik menjadi sekitar 40.000 yen (Rp 4,2 juta) dari tarif saat ini 6.000 yen (Rp 637 ribu).

Biaya untuk visa penduduk tetap juga berpotensi meningkat lebih dari 100.000 yen (Rp 10,6 juta) dari tarif sebelumnya 10.000 yen (Rp 1,06 juta).

Pemerintah menyebut kenaikan biaya visa ke Jepang tersebut bertujuan menyesuaikan tarif dengan negara-negara Barat yang menerapkan biaya lebih tinggi.

Otoritas Jepang kemungkinan akan mengajukan rancangan undang-undang (RUU) pada sidang parlemen tahun depan untuk merevisi aturan kontrol imigrasi, yang selama ini menetapkan batas atas biaya pada angka 10.000 yen (Rp 1,06 juta).

Dalam pertemuan tingkat menteri mengenai kebijakan warga negara asing awal November 2025, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi telah memberi instruksi agar kenaikan biaya visa disesuaikan dengan negara-negara besar lainnya.

Badan Layanan Imigrasi Jepang sebelumnya telah menaikkan biaya penerbitan visa pada April lalu akibat inflasi, dari 4.000 yen (Rp 425 ribu) menjadi 6.000 yen (Rp 637 ribu) untuk perpanjangan atau perubahan status.

Lalu, dari 8.000 yen (Rp850 ribu) menjadi 10.000 yen (Rp1,06 juta) untuk status penduduk tetap.

Badan Layanan Imigrasi juga mencatat, jumlah penduduk asing di Jepang mencapai rekor tertinggi pada akhir Juni 2025, yaitu 3.956.619 orang.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.