Turis AS Selamat dari Panasnya Kamar Hotel di Jepang Berkat AI

Jepang, hotel, Turis AS Selamat dari Panasnya Kamar Hotel di Jepang Berkat AI

Seorang turis asal Amerika Serikat mengalami situasi tak biasa saat menginap di sebuah hotel di Jepang.

Ia terbangun sekitar pukul 04.00 dini hari karena kepanasan, tetapi tidak dapat mengatur pendingin udara (AC) lantaran tidak memahami karakter Jepang pada remote.

Dilansir dari NDTV, dalam kondisi kebingungan tersebut, turis itu justru memanfaatkan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Google bernama Nano Banana.

Dengan mengandalkan kemampuan pengenalan gambar dan penerjemahan, ia memindai remote AC menggunakan perangkatnya.

Dalam waktu singkat, AI tersebut memberikan penjelasan rinci mengenai fungsi tiap tombol, termasuk pengaturan suhu, kecepatan kipas, mode, hingga timer.

Berkat bantuan tersebut, ia akhirnya dapat menyesuaikan suhu ruangan ke tingkat yang nyaman dan kembali tidur.

Dalam unggahan di media sosial, turis tersebut menceritakan pengalamannya.

“Saya terbangun pukul 04.00 karena kamar hotel terlalu panas. Nano Banana menyelamatkan situasi,” tulisnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dirinya cukup memberikan perintah untuk menerjemahkan tampilan remote ke dalam bahasa Inggris.

Kisah ini kemudian viral di internet dan menuai beragam reaksi dari pengguna media sosial.

Banyak yang merasa terhibur oleh situasi tersebut, sekaligus mengapresiasi kegunaan praktis AI dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat bepergian ke luar negeri.

Perangkat elektronik dengan bahasa Jepang jadi tantangan

Sejumlah pengguna juga menyoroti tantangan penggunaan perangkat elektronik di Jepang bagi wisatawan asing.

Meski dikenal canggih, antarmuka dan bahasa yang digunakan kerap membingungkan.

Jepang, hotel, Turis AS Selamat dari Panasnya Kamar Hotel di Jepang Berkat AI

ilustrasi kamar hotel. Hotel Indonesia Pekalongan ungkap klarifikasi dan permintaan maaf soal viralnya video pengusiran tamu jam 11 malam karena selisih bayar promo Rp 10.244.

“Terjemahannya bagus. Saya tetap akan kesulitan menggunakan remote yang rumit seperti ini selain untuk menyalakan atau mematikan,” tulis salah satu pengguna.

Komentar lain menyebut, “AI kini menjadi solusi perjalanan terbaik,” sementara pengguna lainnya menambahkan bahwa remote hotel dalam bahasa asing memang sering kali membingungkan, sehingga teknologi seperti ini terasa sangat membantu.

Nano Banana merupakan alat berbasis AI dari Google yang secara resmi dikenal sebagai Gemini 2.5 Flash Image.

Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan dan mengedit gambar berkualitas tinggi, sekaligus dilengkapi kemampuan pemrosesan bahasa alami, pengeditan real-time, serta penerjemahan teks dalam gambar.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa teknologi AI tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan kompleks, tetapi juga mampu membantu menyelesaikan persoalan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kendala bahasa saat bepergian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang