Usai Rapat dengan Bahlil, BP-AKR Janji Percepat Ketersediaan BBM di SPBU

SPBU BP-AKR
SPBU BP-AKR

BP-AKR menegaskan komitmen untuk mempercepat normalisasi pasokan bahan bakar, supaya bisa segera tersedia di SPBU-SPBU nya.

Manajemen BP-AKR mengatakan, langkah ini sejalan dengan arahan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, pada rapat tanggal 19 September 2025 lalu.

"BP-AKR juga menegaskan komitmen terhadap penyediaan bahan bakar berkualitas," kata pihak Manajemen BP-AKR, Selasa, 7 Oktober 2025.

SPBU BP-AKR

Dalam rangka penyediaan bahan bakar tersebut, BP-AKR memastikan setiap langkah kolaborasi, utamanya dengan Pertamina Patra Niaga, berlangsung dengan terukur dan bertanggung jawab.

Manajemen juga menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait, guna memastikan terpenuhinya pasokan base fuel atau bahan bakar murni yang memenuhi tiga aspek tata kelola.

Ketiga aspek tata kelola tersebut meliputi kepatuhan (compliance), kesesuaian spesifikasi serta standar kualitas, dan komersial.

"Fokus kami tetap sama, yaitu memastikan kualitas produk yang konsisten, serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) dan PT Aneka Petroindo Raya (APR)-AKR Corporindo Tbk (pengelola SPBU BP), telah sepakat menindaklanjuti kerja sama impor bahan bakar minyak (BBM) ke pembicaraan yang lebih teknis.

“Vivo, APR, dan AKR sudah sepakat untuk menindaklanjuti pembicaraan lebih teknis,” ujar Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.