Eric Garcia Bongkar Isi Rapat Darurat Hansi Flick Usai Barcelona Tumbang di Dua Laga Beruntun
Kondisi internal raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, tengah menjadi sorotan setelah menelan dua hasil minor secara beruntun di kompetisi domestik.
Pelatih Hansi Flick dilaporkan langsung mengambil langkah tegas dengan menggelar rapat darurat bersama seluruh skuad Blaugrana guna mengevaluasi performa tim yang merosot tajam dalam sepekan terakhir.
Rentetan hasil buruk Barcelona dimulai saat mereka dipaksa menyerah dengan skor telak 0-4 oleh Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey.
Tren negatif tersebut rupanya berlanjut ke kompetisi Liga Spanyol, di mana klub raksasa Catalunya ini dibungkam oleh Girona dengan skor 1-2 dalam laga bertajuk Derbi Catalan.
Dua kekalahan ini sekaligus memutus rekor impresif enam kemenangan beruntun yang sempat mereka catatkan sebelumnya.
Evaluasi Taktik Garis Pertahanan Tinggi
Rapat yang berlangsung pada Kamis (19/2/2026) tersebut berjalan selama satu jam penuh di pusat latihan klub.
Bek tengah andalan, Eric Garcia, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut fokus membahas kelemahan gaya main tim yang mulai terbaca oleh lawan.
Hansi Flick menyoroti bagaimana taktik pertahanan garis tinggi sering kali meninggalkan celah yang merugikan tim.
"Pertemuan ini berjalan positif dan kami semua pulang dengan gembira," ucap Garcia, dikutip dari Football Espana.
"Sejak kedatangannya (Flick), kami menerapkan gaya permainan dengan garis pertahanan tinggi. Di Liga Spanyol, kami kebobolan 23 atau 24 gol dan itu bukan hal yang buruk, tetapi di Liga Champions ada pertandingan dengan banyak gol."
"Kami tahu bahwa dengan gaya permainan kami, lawan juga mengenal kami. Belakangan ini kami sering kehilangan bola yang sangat merugikan," lanjutnya.
Optimisme di Liga Spanyol dan Copa del Rey
Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, merayakan gol keempat timnya pada laga leg pertama semifinal Copa del Rey (Piala Raja) Spanyol Atletico Madrid vs FC Barcelona di Stadion Metropolitano di Madrid pada 12 Februari 2026.
Meski tengah berada dalam tekanan, Eric Garcia menegaskan bahwa moral para pemain tetap terjaga.
Pemain berusia 25 tahun itu percaya bahwa peluang di LaLiga masih terbuka lebar untuk menyalip Real Madrid dari puncak klasemen.
Selain itu, misi balas dendam terhadap Atletico Madrid di pertemuan kedua tetap menjadi prioritas utama skuad asuhan Hansi Flick.
"Liga ini (berjalan) sangat panjang dan kami bergantung pada diri kami sendiri," tegas pemain jebolan La Masia itu.
"Di Copa del Rey, saya pikir mungkin untuk bangkit melawan Atletico. Jika kami telah menunjukkan sesuatu, itu adalah bahwa kami dapat mencapai hasil apa pun."
"Jika kami mencetak gol cepat, bahkan jika mereka bermain bertahan, kami dapat menciptakan bahaya bagi mereka," pungkasnya.
Jadwal Krusial Blaugrana
Setelah evaluasi besar-besaran ini, fokus tim kini terbagi pada dua laga lanjutan Liga Spanyol melawan Levante pada 22 Februari dan Villarreal pada 28 Februari mendatang.
pertandingan tersebut akan menjadi ujian konsistensi sebelum mereka kembali bertemu Atletico Madrid pada 4 Maret 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang