Chicco Jerikho dan Putri Marino Ungkap Kriteria Parfum Favorit

Bagi sebagian orang, parfum bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan bagian dari identitas diri.
Hal ini juga dirasakan pasangan selebriti Chicco Jerikho dan Putri Marino, yang sama-sama memiliki ketertarikan khusus pada dunia wewangian.
Chicco Jerikho Suka Wangi Parfum yang Tak Berlebihan
Chicco mengaku memilih parfum yang bisa merefleksikan karakternya, yakni kuat, namun tidak berlebihan.
“Aku suka wangi yang wood, fresh, dan maskulin tapi tidak intimidatif. Punya karakter kuat, tapi tetap bisa dinikmati semua orang,” ujarnya saat ditemui dalam acara peluncuran Giordani Gold Essenza Supreme & Giordani Gold Essenza Man Elixir dari Oriflame, di Midaz, Jakarta, belum lama ini.
Bagi Chicco, keseimbangan adalah kunci. Ia kurang menyukai aroma yang terlalu manis, terlalu menyengat, atau terlalu kuat. Karena itu, parfum dengan komposisi yang seimbang menjadi pilihannya.
Kombinasi wangi parfum yang seimbang membuatnya tak perlu melakukan layering dengan beberapa jenis parfum.
Sentuhan rempah juga menjadi kriteria parfum favorit Chicco. Salah satunya ia temukan pada Giordani Gold Essenza Man Elixir.
“Parfum ini spices-nya dari Indonesia. Ketika dicium, aromanya Indonesia banget. Jadi seperti identitas juga,” katanya bangga.
Ketahanan Parfum Jadi Prioritas Putri Marino
Sedikit berbeda dengan Chicco, Putri Marino punya dua kriteria utama dalam memilih parfum, yaitu harus sesuai dengan karakternya dan memiliki ketahanan yang lama.
“Yang pertama sesuai sama karakter aku, yang kedua harus tahan lama. Aku gampang keringetan dan suka olahraga, jadi cari parfum yang semakin lama dipakai justru semakin menyatu dengan kulit,” jelas Putri.
Menariknya, Putri justru tidak terlalu menyukai aroma manis yang identik dengan parfum perempuan. Ia lebih tertarik pada aroma yang hangat dan bold.
“Aku lebih suka aroma nutty, rempah-rempah, leather, dan wood. Banyak yang bilang perempuan lebih suka wangi manis, tapi aku pribadi lebih suka yang warm, spicy, dan leather,” tutur ibu satu anak ini.
Jika Chicco senang mengoleksi berbagai jenis parfum dan memakainya sesuai mood, Putri justru sebaliknya. Ia hanya setia pada satu parfum yang menurutnya benar-benar cocok. Meski begitu, mereka tetap saling berdiskusi sebelum membeli parfum baru.
“Kami berdua penggemar fragrance. Jadi kalau mau beli parfum, pasti ngobrol dulu, minta pendapat. Karena kan yang ikut merasakan wanginya juga orang terdekat,” pungkas Putri.