Sudah Bahagia di Chelsea, Alejandro Garnacho Ogah Ingat Kenangan Buruk di Manchester United
Penyerang baru Chelsea, Alejandro Garnacho mengakui, bahwa ia mengalami momen buruk dalam hidupnya setelah diasingkan dari Manchester United.
Pemain Argentina itu berlatih sendiri selama musim panas sambil menunggu kepindahannya dari Old Trafford.
Ia terpaksa menunggu hingga hari-hari terakhir bursa transfer sebelum akhirnya mengamankan kepindahan senilai 40 juta poundsterling (Rp 895 miliar) ke Stamford Bridge.
Alejandro Garnacho Akui Alami Masa Sulit di Manchester United
Selain itu, ia juga mengungkapkan masa-masa pengasingannya, yang menjadi bagian dari skuad Ruben Amorim. Ia mengaku, bahwa itu merupakan masa-masa yang sulit.
"Saya rasa saat itu adalah momen yang sulit, hanya berlatih saja. Tapi saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang klub ini, klub lama saya, Manchester United," kata Garnacho kepada TNT Sports.
"Itu hanyalah momen buruk dalam hidup saya, tetapi sekarang saya sangat senang berada di sini, bermain di kompetisi ini, dan meraih tiga poin hari ini."
Alejandro Garnacho Senang Bisa Kembali ke Liga Champions
Pemain 21 tahun itu kini harus bersabar sambil menunggu kesempatan bermain setelah pindah ke Chelsea.
Ia tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bagi The Blues saat melawan Lincoln di Piala Carabao pekan lalu, sebelum absen ketika kalah dari Brighton.
Namun, ia kembali ke starting line-up dalam kemenangan 1-0 atas Benfica. Ia merasa senang bisa kembali bermain di Liga Champions.
Ketika ditanya apakah bermain di kompetisi ini membuat perjuangannya di musim panas sepadan, Garnacho menjawab: "Tentu saja, ya."
"Ketika kami masih muda, kami bermimpi bermain di Liga Champions dan kami berada di sini sekarang, jadi saya sangat senang." (sof)