BMKG Peringatkan Pasang Laut 2,8 Meter di Kaltim 10 September 2025, Warga Pesisir Diminta Waspada

Banjir rob, BMKG, wilayah pesisir, cuaca ekstrem bmkg, pasang laut kaltim, pasang laut 10 september, peringatan pasang laut, bmkg pasang laut, pasang surut laut, BMKG Peringatkan Pasang Laut 2,8 Meter di Kaltim 10 September 2025, Warga Pesisir Diminta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengimbau masyarakat pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mewaspadai potensi pasang laut dengan ketinggian 2,7 hingga 2,8 meter pada Selasa, 10 September 2025.

Fenomena ini berisiko menimbulkan dampak serius, mulai dari banjir rob hingga tambak terendam.

“Pasang laut setinggi ini dapat menyebabkan banjir rob, tambak terendam, gangguan aktivitas bongkar muat di pelabuhan, bahkan air laut bisa masuk ke permukiman warga yang dekat pantai,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Diyan Novrida, Rabu (3/9/2025).

Wilayah terdampak pasang laut

BMKG memprediksi pasang laut tertinggi akan terjadi di beberapa wilayah pesisir Kaltim, di antaranya:

  • Balikpapan: pasang 2,8 meter pada 10 September pukul 20.00 Wita, surut terendah 0,1 meter pada pukul 13.00 Wita.
  • Muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi) dan sekitarnya: pasang 2,7 meter pukul 20.00 Wita, surut 0,2 meter pukul 14.00 Wita.
  • Muara Sungai Berau, Kabupaten Berau: pasang 2,8 meter pukul 22.00 Wita, surut 0,1 meter pukul 04.00 Wita.
  • Wilayah lain: Samboja (Kutai Kartanegara), Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser juga disebut sebagai daerah yang rawan terdampak.

Dampak pasang laut

Menurut BMKG, ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai:

  • Tambak udang, ikan, dan kepiting terancam rusak akibat air pasang.
  • Aktivitas bongkar muat di pelabuhan bisa terganggu.
  • Aktivitas sosial warga pesisir berpotensi lumpuh.
  • Air laut bisa masuk ke permukiman (banjir rob), terutama di kawasan rendah dekat pantai.
  • Anak-anak yang bermain di pantai berisiko terdampak pasang tinggi.

Imbauan BMKG

BMKG meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

Warga di kawasan tambak diminta memperkuat tanggul agar hasil budi daya tidak hilang.

Sementara itu, pemilik usaha dan nelayan perlu menyesuaikan aktivitas dengan jadwal pasang surut.

“Tetap waspada agar dampak pasang laut bisa diminimalisasi,” ujar Diyan.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.