Cara ke Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta, Jalan Kaki dari Jam Gadang

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta termasuk tempat wisata sejarah di Bukittinggi, Sumatera Barat, yang wajib didatangi.
Museum ini tidak hanya menawarkan nuansa nostalgia akan masa kecil Wakil Presiden pertama Republik Indonesia ini, tapi juga menjadi saksi bisu perjuangan tokoh penting kemerdekaan Indonesia.
Terletak di pusat Kota Bukittinggi, museum ini mudah dijangkau oleh wisatawan nusantara d dan wisatawan mancanegara. Berikut cara menuju Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta.
Cara ke Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta:
Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta berada di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 37, tepat di area pasar bawah Bukittinggi.
Lokasinya cukup dekat dengan icon kota lainnya seperti Jam Gadang dan Pasar Atas, hanya berjarak sekitar 500 meter atau bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar lima sampai 10 menit dari pusat kota.
Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, berikut beberapa pilihan transportasi menuju museum.
Interior Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (5/4/2025).
Dari Bandara Internasional Minangkabau (Padang)
- Menggunakan taksi atau mobil sewa: Perjalanan dari bandara ke Bukittinggi memakan waktu sekitar dua sampai dua setengah jam melalui jalan darat. Disarankan menyewa mobil jika datang bersama keluarga.
- Travel/minibus: Banyak layanan travel dari bandara menuju Bukittinggi dengan tarif berkisar antara Rp 70.000 sampai Rp100.000 per orang. Pastikan untuk memilih travel yang memiliki rute hingga pusat kota.
Dari Kota Padang
- Naik bus antarkota: Tersedia bus ekonomi maupun patas dari Terminal Padang menuju Terminal Aur Kuning, Bukittinggi. Dari titik tersebut, lanjutkan dengan angkutan kota (angkot) menuju pusat kota.
- Transportasi online atau taksi lokal: Alternatif yang nyaman, terutama jika membawa banyak barang.
Tampak depan jalanan Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (5/4/2025).
Dari Jam Gadang
Jika sedang berada di kawasan Jam Gadang, kamu cukup berjalan kaki ke arah selatan, menyusuri Jalan Soekarno-Hatta.
Museum berada di sisi kanan jalan dengan bangunan khas rumah gadang yang mencolok.