Alasan FIFA Tak Berdaya Usai Wasit Terbaik Afrika Dilarang Masuk Amerika

Presiden FIFA, Gianni Infantino
Presiden FIFA, Gianni Infantino

 Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya buka suara terkait polemik yang menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan, yang gagal bertugas di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, Infantino menegaskan FIFA tidak memiliki kekuasaan untuk mencampuri urusan imigrasi negara tuan rumah. Menurutnya, federasi sepak bola dunia bukanlah lembaga yang bisa memerintah pemerintah suatu negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Percaya atau tidak, kami selalu berusaha mencari solusi. Tetapi kami bukan raja dunia yang bisa mendikte pemerintah atau aparat suatu negara. Kami adalah organisasi olahraga," ujar Infantino, dikutip dari Sky Sports.

Pernyataan itu muncul setelah FIFA mendapat sorotan karena gagal membantu Omar Artan mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat. Padahal, wasit yang dinobatkan sebagai terbaik di Afrika pada 2025 tersebut sudah masuk daftar petugas pertandingan untuk Piala Dunia 2026.

Meski kasus ini menuai kritik dari berbagai pihak, Infantino meminta publik untuk tidak terburu-buru menyalahkan FIFA. Ia menegaskan federasi yang dipimpinnya telah berupaya mencari jalan keluar, namun keputusan akhir tetap berada di tangan negara yang bersangkutan.

Infantino bahkan memberikan analogi terkait penyelenggaraan turnamen FIFA di masa depan.

"Bayangkan pada 2035 Piala Dunia Wanita digelar di Inggris. Apakah FIFA kemudian bisa memerintahkan Pemerintah Inggris untuk menerima atau menolak seseorang masuk ke negaranya? Saya rasa tidak seperti itu cara dunia bekerja," katanya.

Menurut pria asal Italia tersebut, setiap negara memiliki hak penuh menentukan kebijakan perbatasan dan keamanan nasional yang harus dihormati semua pihak.

"Dunia saat ini penuh tantangan dan keamanan menjadi prioritas utama. Karena itu, keputusan-keputusan seperti ini harus dihormati," lanjut Infantino.

Meski demikian, ia menepis anggapan bahwa FIFA hanya berdiam diri menghadapi persoalan tersebut. Infantino menegaskan pihaknya tetap berusaha membantu mencari solusi terbaik hingga saat-saat terakhir.

"Saat saya mengatakan agar semua tetap tenang, bukan berarti kami tidak melakukan apa-apa. Maksud saya, percayalah bahwa kami selalu bekerja untuk menemukan solusi dan membuat situasi menjadi lebih baik," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terkadang kami berhasil, terkadang tidak. Tetapi kami selalu berusaha semaksimal mungkin," tambahnya.

Kasus Omar Artan menjadi salah satu kontroversi yang mencuat menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Wasit asal Somalia itu sebenarnya berpeluang mencetak sejarah sebagai pengadil pertama dari negaranya yang tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.