Kosgoro 1957 Kaltara Siap Berkontribusi dalam Kepemimpinan Sari Yuliati
Sari Yuliati resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026 - 2031 secara aklamasi. Seluruh Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 dari seluruh Indonesia menyampaikan dukungan dan persetujuan bulat kepada Sari Yuliati untuk memimpin organisasi selama lima tahun mendatang.
Salah satu dukungan datang dari Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Andra Virti Karita. Ia mengucapkan selamat kepada Sari Yuliati yang resmi akan memimpin Kosgoro 1957 dalam lima tahun ke depan.
"Selamat dan sukses atas terpilihnya sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026-2031, Sari Yuliati," kata Andra Virti Karita dikutip dari unggahan media sosial @kosgoro1957kaltara, pada Minggu, 7 Juni 2026.
Ia menegaskan momentum terpilihnya Sari Yuliati menjadi Ketua Umum Kosgoro 1957 tak hanya sekadar pergantian pimpinan, melainkan membawa energi baru yang akan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Momentum ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan ini tentang arah baru, energi baru, dan komitmen untuk membawa Kosgoro semakin relevan, progresif, dan berdampak nyata," kata dia.
Andra Virti Karita menegaskan Kosgoro 1957 Kaltara siap berkolaborasi dan bergerak sesuai visi besar kepemimpinan Sari Yuliati, serta organisasi. Kosgoro 1957 Kaltara juga akan siap memberikan dampak nyata dalam program pembangunan
"Kami di Kalimantan Utara siap bergerak, berkolaborasi, dan mengawal visi besar organisasi. Bukan hanya mendukung, tapi ikut membuktikan," ujar dia.
Diketahui, Musyawarah Besar (Mubes) V Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957.
Wakil Ketua DPR RI ini berhasil terpilih menjadi Ketum PPK Kosgoro 1957 periode 2026-2031 secara aklamasi dalam Mubes V 2026, di Jakarta. Proses pemilihan Ketum Baru PPK Kosgoro 1957, di Hotel Merlynn Park, Jakarta, berlangsung sampai pukul 04.00 WIB, Sabtu dini hari, 6 Juni 2026.
Menjabat sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 perempuan pertama, Sari menargetkan, bakal memenuhi dan menampung aspirasi kalangan wanita. Terutama, dalam memenuhi hak-hak perempuan dalam Pemilu 2029 mendatang.
"Dari pengkaderan itu kita harapkan minimal 30 persen perempuan. Kita punya skema untuk merekrut kader (Kosgoro) untuk diberikan kepada Golkar," kata Bendum DPP Golkar ini dalam acara penutupan Mubes V 2026 PPK Kosgoro 1957, di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.
Sari menilai perbedaan pandangan dan gagasan dalam memperebutkan posisi Ketum PPK Kosgoro 1957 merupakan hal yang demokratis.
"Ini bagian wajar, bagian demokratis, (setelah pertarungan) kita balik merapatkan barisan. Tidak ada skat yang memisahkan kita, yang ada satu tujuan, membesarkan Kosgoro 1957," ujarnya.
Ke depan, Sari menegaskan, Kosgoro harus hadir menjadi organisasi yang mampu menghadirkan solusi dan bermanfaat kepada masyarakat. Seluruh kadet Kosgoro juga harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi, memperkuat kaderisasi, dan memperluas jaringan politik dan sosial.
"Kosgoro 1957 menegaskan komitmen mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketum Golkar. Sekaligus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," tegasnya.
Tak lupa, Sari mengucap terima kasih, kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya dalam Mubes V tahun 2026 ini. Dirinya berjanji, membawa PPK Kosgoro 1957 menjadi organisasi yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Lintas generasi harus dibangun agar makin kuat dan besar di masa mendatang. Kita harus jalan, harus penuh dedikasi, harus penuh pengabdian, amanah, agar relevan menjawab tantangan zaman," harapnya.
Selain itu, Sari Yuliati sebagai ketua Umum PPK Kosgoro1957 terpilih akan meningkatkan soliditas, kualitas kader dan kader perempuan yang dibutuhkan.
"Seperti perihal Ketu Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk menempa dan menyodorkan kader berkualitas termasuk memenuhi keterwakilan perempuan," katanya.