PDRN Viral di Dunia Kecantikan, Dokter Beberkan Fakta yang Perlu Diketahui
Dunia kecantikan kembali diramaikan dengan kemunculan bahan aktif yang semakin sering dibicarakan para pecinta skincare, yakni PDRN atau Polydeoxyribonucleotide. Kandungan yang sebelumnya lebih dikenal dalam berbagai prosedur perawatan kulit di klinik kecantikan Korea Selatan ini kini mulai hadir dalam produk perawatan harian dan menarik perhatian karena diklaim mampu membantu proses regenerasi kulit.
Tren tersebut sejalan dengan perubahan perilaku konsumen yang kini semakin selektif dalam memilih produk skincare. Tidak lagi sekadar mengikuti produk viral, banyak pengguna kini lebih memerhatikan kandungan aktif, bukti ilmiah, hingga fungsi spesifik dari setiap bahan yang digunakan.
PDRN sendiri merupakan fragmen DNA yang berperan sebagai cetak biru dalam pembentukan berbagai komponen penting kulit, seperti kolagen, elastin, dan keratin. Dalam dunia dermatologi, kandungan ini kerap dikaitkan dengan upaya mendukung pemulihan jaringan kulit sekaligus menjaga kualitas kulit agar tetap sehat.
Menurut dokter sekaligus edukator skincare, dr. Claudia Christin, popularitas PDRN tidak lepas dari manfaatnya yang dinilai relevan dengan berbagai permasalahan kulit yang banyak dialami masyarakat saat ini.
“PDRN dikenal dapat membantu mendukung proses cell regeneration dan skin recovery, sehingga relevan untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti tampilan garis halus, kulit kusam, berkurangnya elastisitas, hingga skin barrier yang melemah,” ujar dr Claudia, dalam keterangannya, dikutip Minggu 7 Juni 2026.
Menariknya, lanjut dokter Claudia, setiap sumber PDRN memiliki manfaat yang berbeda bagi kulit. Salmon-derived PDRN dikenal untuk membantu mendukung well-aging, centella-derived PDRN memiliki efek menenangkan, rice-derived PDRN membantu memberikan tampilan kulit yang lebih glowing, lactobacillus-derived PDRN mendukung keseimbangan mikrobiome kulit, sementara green caviar-derived PDRN dapat membantu menjaga hidrasi kulit.
"Kombinasi lima sumber PDRN tersebut memungkinkan manfaat yang lebih menyeluruh, mulai dari soothing, hydration, firming, hingga mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan dengan penggunaan rutin,” jelas dr. Claudia.
Penjelasan tersebut menunjukkan bahwa PDRN bukanlah satu jenis bahan tunggal. Sumber PDRN yang berbeda dapat memberikan manfaat yang beragam, mulai dari membantu menjaga hidrasi, menenangkan kulit sensitif, hingga mendukung elastisitas kulit yang mulai menurun akibat faktor usia maupun paparan lingkungan.
Fenomena meningkatnya minat terhadap PDRN juga tidak terlepas dari tren "clinic-inspired skincare" yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Konsumen kini semakin tertarik pada kandungan yang sebelumnya hanya ditemukan dalam prosedur klinis, namun kemudian diadaptasi ke dalam produk perawatan rumahan yang lebih praktis.
“Kami melihat konsumen Indonesia kini semakin mindful dalam memilih skincare. Mereka tidak hanya mencari produk yang sedang tren, tetapi juga memperhatikan efektivitas produk, kandungan aktif, hingga bukti klinis sebelum membeli. Melalui 5 PDRN Series, COSRX ingin menghadirkan clinic-inspired skincare yang didukung formulasi berbasis science-backed formulation, serta membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat melalui informasi produk yang transparan,” ujar Audesya Rossyora, Brand Representative COSRX Indonesia.
Terlepas dari berbagai inovasi yang bermunculan, para ahli tetap mengingatkan bahwa tidak ada satu kandungan yang dapat memberikan hasil instan. Konsistensi penggunaan, pemilihan produk yang sesuai dengan kondisi kulit, serta menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh tetap menjadi faktor utama dalam mendapatkan hasil yang optimal.