Kevin Diks Akui Melihat Dirinya dalam Sosok Mathew Baker, Ini Alasannya

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks

 Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks mengaku melihat dirinya dalam sosok Mathew Baker. 

Menurut Kevin, Baker merupakan pemain muda yang memiliki potensi besar. Kesan tersebut sudah ia rasakan sejak hari pertama melihat pemain berusia 17 tahun itu bergabung bersama Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia anak muda yang baik dengan banyak potensi. Saya bisa melihat sejak hari pertama apa yang dilihat pelatih padanya," kata Kevin Diks dalam konferensi pers pra-pertandingan melawan Oman di Stadion GBK, Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.

Pemain Timnas Indonesia Mathew Baker

Bek Borussia Monchengladbach tersebut kemudian menjelaskan bahwa usia Baker saat ini mengingatkannya pada dirinya sendiri ketika mulai menembus level profesional. Karena pernah berada dalam posisi yang sama, ia merasa lebih mudah memahami tantangan yang sedang dihadapi pemain 17 tahun tersebut.

"Saya pikir ketika saya menembus sepak bola profesional, saya juga berusia 17 tahun, jadi saya bisa memahami situasinya, dari mana dia berasal," ujarnya.

Kesamaan pengalaman itulah yang membuat Kevin berusaha membantu Baker selama berada di lingkungan Timnas Indonesia. Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada pemain muda tersebut.

"Saya mencoba membantunya semampu saya. Saya berbicara dengannya beberapa kali tapi saya tidak ingin memberinya terlalu banyak tekanan. Sejujurnya, dia punya banyak waktu," lanjut Kevin.

Selain berbicara mengenai Baker, Kevin juga menyinggung absennya Jay Idzes yang harus menepi karena cedera. Menurutnya, kapten Timnas Indonesia tersebut merupakan sosok pemimpin alami yang memiliki peran penting di dalam tim.

Bek Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker

Bek Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker

"Saya sudah melihat bahwa Jay tidak tergantikan. Dia seseorang yang memimpin tim secara alami, dia sudah melakukannya sejak lama," kata Kevin.

Meski kehilangan Jay, Kevin menegaskan Timnas Indonesia tetap harus melanjutkan persiapan dan menunjukkan kualitas yang dimiliki. Ia juga menilai kondisi tersebut menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil peran lebih besar.

"Tentu saja kami kehilangan pemimpin kami, tapi orang lain harus melangkah maju, termasuk saya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada laga melawan Oman, ban kapten Timnas Indonesia akan dikenakan oleh Rizky Ridho. Kevin menilai bek Persija Jakarta itu layak mendapatkan kepercayaan tersebut karena merupakan sosok yang dihormati oleh seluruh pemain.

"Ridho akan menjadi kapten besok. Dia adalah seorang pemimpin, dia orang yang baik dan dia mendapat rasa hormat yang besar dari semua pemain, termasuk saya. Dia akan memimpin kami besok dan saya pikir dia pantas mendapatkannya," tutur Kevin.