Bukan AC dan Kulkas, Ini Alat Rumah Tangga yang Diam-diam Boros Listrik

Tagihan listrik rumah sering membuat banyak orang terkejut, karena tiba-tiba melonjak tinggi.
Wajar jika banyak yang menyalahkan perangkat besar seperti Air Conditioner (AC) atau kulkas sebagai biangnya konsumsi listrik.
Padahal, sejumlah alat lain di rumah ternyata juga menyedot daya dengan signifikan, bahkan saat Anda tidak menyadarinya.
Berikut alat-alat yang perlu diwaspadai agar tagihan listrik bulanan tidak membengkak.
Alat rumah tangga yang boros listrik
Berikut beberapa alat rumah tangga yang diam-diam menghabiskan daya listrik signifikan:
1. Pemanas air (water heater)
Dilansir dari laman Renogy US, pemanas air atau water heater menjadi salah satu perangkat rumah tangga yang mengonsumsi listrik tinggi, terutama di area dengan kebutuhan mandi air hangat setiap hari.
Dalam survei penggunaan listrik rumah tangga, pemanas air disebut sebagai salah satu kontributor terbesar konsumsi listrik setelah sistem pemanas dan pendingin ruangan.
Walau hanya digunakan beberapa jam sehari, daya tinggi yang dibutuhkan untuk memanaskan air dapat mencatat penggunaan energi yang besar dalam periode mingguan dan bulanan.
2. Mesin cuci dan pengering pakaian
Perangkat yang sering dianggap “sekadar bantu kerja rumah” seperti mesin cuci dengan fitur pengering juga termasuk pengguna daya tinggi.
Mesin cuci dengan fitur pengering dapat menghabiskan daya cukup besar, terutama jika siklus pengeringan berjalan lama.
Karena cenderung digunakan sekaligus dengan beban pakaian penuh, frekuensi dan durasi pakai sangat memengaruhi jumlah listrik yang dikonsumsi.
3. Microwave dan kompor listrik
Walaupun sering hanya dipakai sesaat, perangkat dapur seperti microwave dan kompor listrik memiliki rating watt yang tinggi, sering kali di atas 1.000 watt saat dipakai.
Penggunaan mikro atau kompor listrik yang kerap berulang sepanjang hari, semisal untuk menghangatkan makanan atau membuat kopi/teh, bisa mencatat penggunaan listrik tinggi dalam total bulanan.
4. Vacuum cleaner dan hairdryer
Beberapa alat pribadi seperti hairdryer dan alat bersih-bersih seperti vacuum cleaner juga bisa boros daya, meskipun hanya dipakai dalam waktu singkat.
Hairdryer bisa memiliki rating watt hingga 2.200 watt, sedangkan vacuum cleaner sering membutuhkan energi besar untuk mengoperasikan motor hisapnya.
5. Lampu dan perangkat elektronik aktif dan standby
Walaupun lampu memiliki daya rendah per unit, jika banyak lampu menyala di berbagai ruangan dalam waktu lama, total konsumsi listriknya tidak bisa dianggap remeh, dilansir dari (19/12/2025).
Selain itu, beberapa perangkat elektronik seperti televisi, router/wi-fi, atau segala piranti yang terus tercolok meskipun tidak aktif (standby) tetap menyedot daya kecil yang jika dijumlahkan bisa berkontribusi terhadap tagihan listrik bulanan.
Fenomena ini dikenal sebagai standby power atau vampire energy, dilansir dari AP News.
Mengapa alat-alat tersebut diam-diam boros listrik?
Beberapa faktor utama kenapa perangkat non-AC/kulkas ini boros listrik di antaranya:
- Daya tinggi saat aktif: Perangkat dapur dan pengering pakaian bekerja pada watt besar untuk menghasilkan panas atau gerak mekanik dalam waktu singkat.
- Frekuensi penggunaan: Meskipun tidak sepanjang hari seperti kulkas, penggunaan perangkat ini yang repetitif dapat menambah konsumsi listrik total.
- Standby power: Alat yang tetap tersambung ke listrik meskipun tidak sedang dipakai tetap menyedot energi yang lama-kelamaan menambah beban tagihan.
Untuk mencegah boros listrik, lakukan ini:
- Gunakan hanya saat benar-benar dibutuhkan. Matikan atau cabut kabel setelah selesai.
- Pertimbangkan perangkat hemat energi. Pilih model dengan energy saving atau label efisiensi.
- Kurangi pemakaian fitur yang memakan daya tinggi. Misalnya kurangi suhu panas berlebih pada microwave atau kurun waktu pengeringan mesin cuci.
- Pakai lampu LED hemat energi dan matikan saat tidak diperlukan.