Gugat Cerai Suami ke Pengadilan Negeri, Agama Marissa Anita Jadi Sorotan

Marissa Anita, Film Gundala
Marissa Anita, Film Gundala

 Aktris dan jurnalis senior Marissa Anita kembali mencuri perhatian publik setelah kabar perceraiannya dengan sang suami, Andrew Tigg, mencuat ke publik. 

Setelah 17 tahun membina rumah tangga, Marissa resmi mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sebuah langkah yang langsung memicu tanda tanya besar mengenai alasan perpisahan pasangan yang selama ini dikenal harmonis. Scroll lebih lanjut yuk!

Sejak menikah pada 2008, Marissa Anita dan Andrew Tigg hampir tak pernah diterpa isu miring. Keduanya kerap tampil kompak dan disebut-sebut sebagai pasangan yang jauh dari sensasi. 

Namun ketenangan tersebut berubah setelah Marissa mendaftarkan gugatan cerai pada 12 November 2025. Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah mengonfirmasi penerimaan berkas permohonan tersebut dan menetapkan proses mediasi sebagai tahapan awal.

Berdasarkan aturan, pasangan ini diberi jangka waktu 30 hari untuk menjalani mediasi. Bila tidak ditemukan titik temu, sidang akan berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara. Publik pun menunggu perkembangan sidang perdana yang dijadwalkan pada 19 November 2025 tersebut.

Namun, bukan hanya isu perceraiannya yang menjadi sorotan. Keputusan Marissa menggugat cerai melalui Pengadilan Negeri, bukan Pengadilan Agama, memicu spekulasi baru mengenai agama yang dianut pemain film Perempuan Tanah Jahanam tersebut. 

Selama ini, Marissa memang dikenal sangat tertutup soal kehidupan pribadi. Ia bahkan tidak memiliki akun media sosial, sehingga informasi tentang keyakinannya nyaris tidak pernah terungkap.

Di tengah perbincangan soal perceraian, publik kembali menengok perjalanan karier dan kehidupan pribadi Marissa Anita. Lahir pada 29 Maret 1983, ia memiliki latar belakang keluarga dengan darah Minang dari pihak ibu serta Jawa–Tionghoa dari ayahnya. 

Marissa adalah anak tengah dari tiga bersaudara dan satu-satunya perempuan di keluarga. Sejak kecil, ketertarikannya pada bahasa dan dunia seni peran sudah terlihat jelas.

Dalam dunia pendidikan, Marissa dikenal memiliki rekam jejak akademik yang solid. Ia menempuh pendidikan dasar di Surabaya dan melanjutkan jenjang menengah di Jakarta. 

Tahun 2001, ia masuk Universitas Atma Jaya Jakarta mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan lulus pada 2005. Kemampuan bahasa Inggrisnya yang menonjol kemudian mengantarnya menjadi presenter berita berbahasa Inggris yang disegani.

Tak berhenti di situ, Marissa memperluas wawasan dengan meraih gelar Master of Media Practice dari University of Sydney sekitar tahun 2010–2011. Ia juga mengikuti program tambahan di Loughborough University, Inggris, serta kursus Conscious Parenting & Life Coaching bersama Dr. Shefali Tsabary. 

Perjalanannya di bidang akademik bahkan membawanya pada program kesehatan mental di Stanford University School of Medicine, memperkaya perspektif globalnya dalam dunia jurnalistik dan hiburan.

Kini, di tengah sorotan publik terkait pernikahannya, Marissa Anita memilih tetap bungkam. Meski begitu, publik menantikan perkembangan sidang cerai yang akan menjadi babak baru dalam kehidupan pribadi salah satu jurnalis dan aktris paling berpengaruh di Indonesia tersebut.