Tak Menyesal Atletico Madrid Gugur, Diego Simeone Sebut Arsenal Pantas Lolos
Pelatih kepala Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan apresiasi kepada Arsenal usai timnya menelan kekalahan di babak semifinal Liga Champions (UEFA Champions League) 2025-2026.
Dalam laga tandang yang berlangsung di Stadion Emirates pada Selasa (6/5/2026)malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, Atletico Madrid kalah 0-1 dari Arsenal.
Walaupun timnya rutin bersua klub-klub raksasa di ajang Liga Spanyol 2025-2026 seperti Barcelona dan Real Madrid, Diego secara terbuka mengakui bahwa Arsenal adalah lawan tertangguh yang pernah mereka hadapi musim ini.
Kekalahan ini memupus harapan klub ibu kota Spanyol itu untuk menembus final sejak terakhir kali mencapainya pada tahun 2016.
Di sisi lain, hasil impresif ini mengantarkan skuad asuhan Mikel Arteta menuju final pertama mereka dalam 20 tahun terakhir.
Saat ditanya apakah timnya kurang beruntung sehingga gagal melaju ke partai puncak di Budapest yang dijadwalkan pada 30 Mei, Simeone memberikan pandangan yang bijak.
"Yah, jika kami tersingkir, itu karena lawan kami memang pantas lolos," kata Diego Simeone dikutip dari Metro UK, Rabu (6/5/2026).
"Mereka memanfaatkan peluang besar di babak pertama dan mereka pantas lolos. Saya merasa tenang, saya merasa damai."
"Kami kurang klinis dalam situasi yang kami hadapi. Kami membaik di babak kedua. Ada beberapa hal yang seharusnya bisa menguntungkan kami, tetapi tidak terjadi."
"Kami telah memberikan yang terbaik dan sekarang kami harus menerima posisi kami saat ini. Terima kasih kepada para pendukung dan pemain kami, saya merasa bangga berada di posisi kami sekarang."
"Saya sudah bilang kami ingin berkompetisi dan kami sudah melakukannya. Sayangnya kami belum memenangkan apa pun, tetapi kami telah mencapai tempat-tempat yang sulit dijangkau."
"Arsenal adalah tim yang lebih baik dalam dua leg ini, mereka adalah tim terbaik yang pernah kami hadapi musim ini. Mereka bermain dengan ritme dan keyakinan yang sangat sulit untuk dihentikan.
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, ia juga menyoroti performa luar biasa dari sang manajer lawan.
Para pemain Arsenal merayakan kemenangan usai pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara pada 5 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)
"Saya pikir Mikel telah melakukan pekerjaan yang luar biasa di Arsenal," tambah pelatih kelahiran Buenos Aires pada 28 April 1970 itu.
"Dia sudah berusaha mencapai titik ini sejak lama, untuk lolos ke Liga Champions dan memenangkan liga."
"Mereka memiliki kekuatan finansial yang luar biasa, dan itu terkait dengan apa yang mereka lakukan, saya sangat senang untuk mereka. Mereka pantas mendapatkannya. Mereka telah bekerja sangat keras selama bertahun-tahun," tutup Simeone.
Kekecewaan Sang Penjaga Gawang
Nada kekecewaan sekaligus kebesaran hati juga ditunjukkan oleh penjaga gawang andalan mereka, Jan Oblak.
Ia mengakui bahwa Arsenal layak menyegel tiket ke babak selanjutnya untuk menghadapi pemenang antara Bayern Munich dan juara bertahan PSG yang tengah bersaing ketat.
"Siapa pun yang menang selalu menjadi tim terbaik. Mereka menang dan selamat kepada mereka. Tentu saja, kami sedih dan marah, tetapi itulah sepak bola," ungkap Oblak.
"Babak kedua berjalan baik. Mungkin kami terlalu menghormati mereka di babak pertama dan takut bermain. Setelah itu permainan kami bagus, tetapi tidak cukup untuk melaju ke final."
"Ini nasib buruk bagi kami dan kami kecewa, tapi begitulah hidup. Arsenal bermain lebih baik dan mereka lolos ke final," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang