Motul Umumkan Penyesuaian Harga Imbas Perang

 Konflik di Timur Tengah tidak hanya berdampak pada harga BBM semata. Namun juga memberikan pengaruh pada industri pelumas.

PT Motul Indonesia Energy (MIE) sebagai distribusi resmi Motul di Indonesia melakukan pengumuman penting.

Mereka melakukan penyesuaian harga produk-produknya. Hal ini dilakukan sebagai langkah setrategis.

Terutama dalam merespon perang Iran – Amerika Serikat dan Israel beberapa waktu ke belakang.

Motul

“Kondisi tersebut (perang) memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, meningkatnya biaya bahan baku utama produksi pelumas serta lonjakan biaya logistik global,” ucap Welmart Purba, Managing Director PT MIE dalam siaran pers dikutip (01/05).

Konflik di negara yang tenggah berperang tesebut dikatakan sanggup memberikan dampak langsung.

Dikatakan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah juga memberikan pengaruh signifikan dalam penyesuaian harga Motul.

Sehingga keseluruhan rantai pasok Motul di Indonesia secara khusus, tetap terjaga hingga beberapa masa ke depan.

“Jadi untuk situasi ini, PT Motul Indonesia Energy mengambil langkah strategis guna memastikan keberlanjutan pasokan produk, menjaga standar kualitas pelumas kelas dunia, serta menjamin dukungan layanan jangka panjang bagi seluruh konsumen dan mitra bisnis,” jelas Welmart.

Tidak dijelaskan lebih lanjut berapa kenaikan harga produk-produk Motul di Indonesia. Namun disampaikan bahwa penyesuaian dilakukan secara terukur dan penuh pertimbangan.

Sekadar mengingatkan bahwa Iran melakukan penutupan selat Hormus. Membuat pasokan minyak mentah di seluruh dunia terganggu.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan situasi global. Agar kebijakan harga kami senantiasa relevan, kompetitif, dan mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya demi kemajuan bisnis bersama,” terang Welmart.

Motul

Penyesuaian harga ini diharapkan dapat menjaga posisi Motul Indonesia untuk terus konsisten menghadirkan inovasi. Lalu menyediakan produk berkualitas tinggi bagi konsumen di Indonesia, sekaligus menjaga kepercayaan yang telah terbangun selama ini.

Motul sendiri belakangan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya Kawasaki untuk menjual pelumas di bengkel umum.

Lalu adapula investasi Motul di FIM EWC World Endurance Championship. Langkah ini dilakukan untuk semakin melebarkan sayap bisnisnya secara global.