Moratelindo dan MyRepublic Merger, Lahirkan MoraRepublic

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan MyRepublic Indonesia resmi bergabung melalui proses merger dan melahirkan entitas baru bernama MoraRepublic.
Penggabungan kedua perusahaan diresmikan pada Kamis (23/4/2026), dan disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur dan layanan digital di Indonesia.
Merger tersebut mengintegrasikan kekuatan Moratelindo sebagai penyedia jaringan backbone serat optik dengan MyRepublic yang fokus pada layanan internet berbasis fiber-to-the-home (FTTH) untuk pelanggan ritel.
Dengan penggabungan ini, perusahaan memiliki rantai layanan yang lebih lengkap, mulai dari jaringan inti hingga konektivitas langsung ke pengguna.
Direktur Utama MoraRepublic, Timotius M. Sulaiman, mengatakan bahwa integrasi ini akan memperkuat kapasitas perusahaan dalam menyediakan layanan digital yang lebih luas dan andal.
“Dengan berdirinya MoraRepublic, kami berada pada posisi yang lebih kuat untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan infrastruktur, sehingga dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, andal, dan luas,” ujarnya dikutip KompasTekno dari situs resmi MoraRepublic.
Dari sisi pemegang saham, Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, L. Krisnan Cahya menilai merger ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat fondasi digital nasional.
“MoraRepublic adalah langkah penting untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia,” kata dia.
Komisaris Utama Independen, Arsjad Rasjid, menambahkan bahwa penggabungan ini merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan konektivitas di Tanah Air, sekaligus mendorong pengelolaan perusahaan yang lebih terintegrasi dan efisien.
Gabungkan pusat data dan fiber
Sebelum merger, Moratelindo dikenal memiliki jaringan backbone serat optik sepanjang puluhan ribu kilometer serta sejumlah pusat data.
Sementara itu, MyRepublic Indonesia memiliki basis pelanggan ritel yang luas melalui layanan internet fiber di berbagai kota.
Melalui MoraRepublic, kedua kekuatan tersebut kini disatukan untuk menghadirkan layanan digital yang lebih terintegrasi, sekaligus memperluas jangkauan konektivitas.
Perusahaan juga menargetkan dapat mendorong inklusi digital, terutama dengan menghadirkan akses internet yang lebih merata dan berkualitas di berbagai wilayah Indonesia.
“Di dunia yang semakin terhubung, penting untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi guna menghadirkan konektivitas yang relevan,” kata Timotius.
Dengan terbentuknya MoraRepublic, perusahaan diharapkan dapat memainkan peran lebih besar dalam mendukung transformasi digital nasional, seiring meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur telekomunikasi yang cepat dan andal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang