Libur Segera Berakhir, Cek Jadwal Masuk Sekolah Januari 2026 di Seluruh Provinsi

kalender pendidikan, libur sekolah, jadwal masuk sekolah, Libur Segera Berakhir, Cek Jadwal Masuk Sekolah Januari 2026 di Seluruh Provinsi

Libur sekolah semester ganjil menandai selesainya aktivitas pembelajaran pada paruh pertama Tahun Ajaran 2025/2026.

Setelah masa libur tersebut, pemerintah menetapkan awal masuk sekolah semester genap pada Januari 2026.

Ketentuan ini berlaku secara nasional, namun pelaksanaannya merujuk pada kalender pendidikan yang ditetapkan masing-masing daerah.

Oleh karena itu, lama libur serta tanggal masuk sekolah kembali berbeda-beda antarprovinsi.

Acuan Nasional Penetapan Libur Sekolah Akhir Semester

Penetapan jadwal libur semester ganjil mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kegiatan Siswa Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam surat edaran tersebut, sebagian besar pemerintah daerah menetapkan masa libur sekolah dari akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Penyesuaian dilakukan berdasarkan kalender pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026 di masing-masing provinsi.

Jadwal Libur Sekolah Semester Ganjil 2025/2026  

Pulau Jawa

  • DKI Jakarta: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Banten: 20 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Jawa Barat: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 12 Januari 2026
  • Jawa Tengah: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • DI Yogyakarta: 22–31 Desember 2025, masuk 2 Januari 2026
  • Jawa Timur: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026

Bali dan Nusa Tenggara

  • Bali: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Nusa Tenggara Timur: 20 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Nusa Tenggara Barat: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026

Sumatera

  • Aceh: 22 Desember 2025–4 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Sumatera Utara: 22 Desember 2025–4 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Sumatera Selatan: 22 Desember 2025–4 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Sumatera Barat: 22 Desember 2025–4 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Bengkulu: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Riau: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Kepulauan Riau: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Jambi: 20 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Lampung: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Kepulauan Bangka Belitung: 22 Desember 2025–3 Januari 2026

Kalimantan

  • Kalimantan Barat: 20 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Kalimantan Timur: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Kalimantan Selatan: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Kalimantan Tengah: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Kalimantan Utara: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026

Sulawesi

  • Gorontalo: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Sulawesi Barat: 22 Desember 2025–3 Januari 2026
  • Sulawesi Tengah: 22 Desember 2025–3 Januari 2026
  • Sulawesi Utara: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 7 Januari 2026
  • Sulawesi Tenggara: 22 Desember 2025–3 Januari 2026
  • Sulawesi Selatan: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026

Maluku dan Papua

  • Maluku: 22 Desember 2025–3 Januari 2026
  • Maluku Utara: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Papua Barat: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Papua Barat Daya: 21 Desember 2025–4 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Papua: 19 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Papua Tengah: 22 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Papua Selatan: 19 Desember 2025–3 Januari 2026, masuk 5 Januari 2026
  • Papua Pegunungan: 22 Desember 2025–6 Januari 2026, masuk 7 Januari 2026

Penyesuaian Jadwal Masiuk Sekolah di Daerah Terdampak Bencana

Meski demikian, terdapat sejumlah daerah yang memiliki jadwal masuk sekolah berbeda karena kebijakan pemerintah daerah maupun kondisi darurat akibat bencana alam.

Di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagian daerah masih terdampak bencana.

Kendati demikian, pemerintah tetap mengupayakan agar kegiatan belajar mengajar berjalan sesuai jadwal melalui berbagai skema penyesuaian.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyampaikan bahwa saat dimulainya semester genap Januari 2026 terdapat sekitar 3.700 sekolah terdampak bencana, dengan sekitar 3.100 di antaranya mengalami kerusakan berat.

Pemerintah menyiapkan langkah mitigasi agar proses pembelajaran tidak terhenti, antara lain melalui relokasi sementara, pembelajaran daring terbatas, serta pemanfaatan fasilitas pendidikan terdekat.

Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah terus dilakukan guna memastikan hak pendidikan peserta didik tetap terpenuhi, terutama bagi siswa di wilayah yang terdampak bencana alam dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang