Gak Dibayar 7 Bulan, Lee Seung Gi Keluar dari Agensi Big Planet Made
Aktor dan penyanyi ternama Korea Selatan, Lee Seung Gi, kembali menjadi sorotan publik setelah resmi mengakhiri kontraknya dengan agensi Big Planet Made. Keputusan ini diambil setelah sang artis mengalami masalah serius terkait pembayaran honor yang disebut tidak diterima selama berbulan-bulan.
Kabar tersebut diumumkan pada 6 April melalui pernyataan resmi dari kuasa hukum Lee Seung Gi, Yoon Yong Seok, yang mewakili pihak artis dalam proses hukum. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Dalam pernyataan resminya, pihak kuasa hukum menjelaskan bahwa kontrak eksklusif antara Lee Seung Gi dan Big Planet Made secara resmi telah dihentikan secara hukum. Keputusan tersebut diambil karena adanya pelanggaran kontrak yang dilakukan pihak agensi.
Menurut pengacara, awalnya Lee Seung Gi berusaha mempertahankan hubungan kerja dengan agensi tersebut berdasarkan rasa saling percaya, meskipun sudah muncul berbagai masalah internal di perusahaan. Beberapa di antaranya termasuk keluarnya sejumlah artis dari agensi dan adanya dugaan keterlambatan pembayaran kepada beberapa pihak.
Masalah semakin serius ketika honor Lee Seung Gi tidak dibayarkan sejak September tahun lalu hingga saat ini, seperti dikutip dari KBIZoom. Selain itu, disebutkan pula adanya kendala dalam dukungan terhadap aktivitas artis, termasuk pembayaran kepada staf di lapangan dan mitra eksternal yang bekerja sama dalam berbagai proyek.
Situasi tersebut membuat pihak Lee Seung Gi merasa dirugikan secara profesional maupun finansial. Untuk memastikan kejelasan terkait keuangan, Lee Seung Gi sempat meminta akses terhadap dokumen dasar yang berkaitan dengan kontraknya. Dokumen tersebut diperlukan untuk memverifikasi sistem pembagian pendapatan dan transparansi pembayaran.
Namun, menurut pernyataan resmi dari pihak kuasa hukum, permintaan tersebut justru ditolak tanpa alasan yang jelas. Penolakan itu menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat keputusan untuk mengakhiri kontrak secara sepihak.
Meski menghadapi konflik dengan agensi, pihak Lee Seung Gi menegaskan bahwa artis tersebut tetap berkomitmen menjaga profesionalitas dalam pekerjaannya.
Ia juga berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah kerugian bagi pihak lain yang terlibat dalam proyek-proyeknya.
Dalam pernyataan lanjutan, disebutkan bahwa Lee Seung Gi akan tetap menjalankan jadwal kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya tanpa gangguan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berkarya di industri hiburan dengan penuh tanggung jawab.
Langkah ini dilakukan agar para penggemar, staf, serta mitra kerja tidak terdampak secara negatif akibat konflik kontrak yang terjadi.
Kasus ini bukan pertama kalinya Lee Seung Gi menghadapi persoalan terkait pembayaran honor, sehingga publik menaruh perhatian besar terhadap perkembangan situasi tersebut.
Menanggapi kabar penghentian kontrak, pihak Big Planet Made memberikan pernyataan kepada media bahwa mereka saat ini tengah berupaya menormalkan manajemen perusahaan.
Agensi juga menyebutkan bahwa diskusi masih terus berlangsung guna menyelesaikan masalah secara damai dan menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah kedua pihak akan mencapai kesepakatan atau melanjutkan proses hukum lebih lanjut.
Keputusan Lee Seung Gi untuk mengakhiri kontrak secara hukum menambah daftar kasus konflik antara artis dan agensi di industri hiburan Korea Selatan. Isu transparansi pembayaran dan perlindungan hak artis menjadi topik yang semakin mendapat perhatian publik.
Bagi penggemar, langkah ini diharapkan menjadi awal baru bagi Lee Seung Gi untuk melanjutkan kariernya dengan lebih stabil dan transparan. Banyak pihak juga menunggu pengumuman terkait agensi baru atau proyek selanjutnya yang akan dijalani oleh sang artis.