Rizky Ridho Ungkap Perbedaan Latihan Era John Herdman

Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Elkan Baggott
Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Elkan Baggott

Waktu menjadi tantangan pertama John Herdman bersama Timnas Indonesi, usai ditunjuk sebagai pelatih baru ia langsung dihadapkan pada ajang FIFA Series 2026, Herdman hanya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat, sementara skuad belum sepenuhnya lengkap.

Dalam situasi seperti ini, sebagian pelatih biasanya memilih fokus pada pematangan taktik. Herdman melakukan hal tersebut, tetapi tidak hanya berhenti di sana. Ia juga langsung membangun struktur permainan, identitas tim, hingga intensitas latihan dalam waktu yang bersamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami bekerja secara taktis hari ini. Waktunya sangat singkat,” kata Herdman di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

Keterbatasan waktu membuat Herdman harus mengubah pola kerja. Materi taktik tidak hanya diberikan di lapangan, tetapi sudah dibagikan kepada para pemain bahkan sebelum mereka datang ke pemusatan latihan. Dengan begitu, saat pemain bergabung, mereka tinggal memahami peran dan langsung masuk ke skema permainan.

“Para pemain juga sudah menerima informasi mengenai sistem dan taktik sebelum mereka masuk ke pemusatan latihan,” ujarnya.

Situasi menjadi semakin menantang karena para pemain datang dari klub dan kompetisi yang berbeda-beda, dengan kondisi fisik dan intensitas permainan yang tidak sama. Di level sepak bola internasional, kondisi seperti ini merupakan hal yang biasa, namun tetap menjadi tantangan bagi pelatih baru.

“Seperti yang kita tahu, saat ini kami belum punya skuad lengkap 24 pemain. Ya, itu hal normal dalam sepak bola internasional. Pemain datang dengan level dan intensitas yang berbeda-beda,” kata Herdman.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Herdman tidak hanya mengandalkan pemain, tetapi juga membangun tim dari belakang layar. Ia membawa staf pelatih dari berbagai negara untuk mempercepat proses adaptasi dan pembentukan sistem permainan.

Menurut Herdman, stafnya memiliki pengalaman panjang dalam menyusun struktur tim dan sistem permainan, sehingga diharapkan bisa membantu menutup kekurangan waktu persiapan yang sangat sempit.

“Staf kami, banyak yang punya pengalaman 20 tahun dalam menyusun sistem dan struktur untuk menutup celah-celah tersebut. Jendela waktu dua hari ini memang ketat. Kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat,” ujarnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Herdman tidak hanya berpikir soal pertandingan jangka pendek, tetapi juga mencoba membangun fondasi permainan tim dalam jangka panjang melalui sistem dan struktur yang jelas.

Rizky Ridho Ungkap Latihan Era John Herdman Lebih Detail dan Intens

Metode latihan Herdman yang detail dan intensitas tinggi kemudian dirasakan langsung oleh para pemain. Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengungkapkan bahwa ada perbedaan cukup terasa dalam latihan dibanding sebelumnya.

“Orangnya lebih detail, suka detail dan intensitas latihan lebih tinggi lagi daripada biasa,” kata Rizky Ridho.

Ridho menjelaskan, dalam setiap sesi latihan, Herdman tidak hanya memberikan instruksi secara umum, tetapi menjelaskan peran pemain secara rinci dalam setiap skema permainan. Hal ini membuat para pemain harus berpikir lebih cepat dan memahami taktik secara lebih mendalam.

Menurut Ridho, metode latihan seperti ini memang menuntut konsentrasi tinggi dari pemain, tetapi di sisi lain membuat tim lebih cepat memahami apa yang diinginkan pelatih, terutama dalam situasi persiapan yang sangat singkat.

Ia juga memastikan bahwa kondisi fisik para pemain tetap terjaga meski baru saja melewati masa libur Lebaran. Pasalnya, tim pelatih sudah memberikan program latihan mandiri sebelum para pemain bergabung dalam pemusatan latihan Timnas.

“Alhamdulillah aman-aman aja. Kita juga dikasih program selama seminggu libur sebelum kita join Timnas. Ada dibikin grup juga dari pelatih fisik Persija dan pelatih fisik Timnas untuk komunikasi dan apa yang akan dikasih ke kita persiapan untuk masuk ke Timnas. Jadi fisiknya enggak berkurang dan kita sudah siap untuk training game ini,” beber Ridho.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, latihan dengan detail tinggi menjadi penting agar pemain bisa lebih cepat memahami peran masing-masing di lapangan. Pendekatan ini juga membantu mengurangi trial and error karena pemain sudah memahami skema permainan sebelum pertandingan.

Laga melawan St Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026 akan menjadi ujian pertama bagi Herdman bersama Timnas Indonesia. Pertandingan tersebut bukan hanya soal hasil, tetapi juga akan menjadi gambaran awal bagaimana metode latihan intens, detail taktik, serta sistem yang sedang dibangun Herdman mulai terlihat di lapangan maskipun masih membutuhkan waktu untuk proses adaptasi.