Tak Ada One Way Penuh di Jalur Puncak Bogor hingga Lebaran

Kondisi kawasan Puncak saat musim Lebaran.
Kondisi kawasan Puncak saat musim Lebaran.

Kepolisian Resor Bogor memastikan tidak akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara penuh di Jalur Wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto di Bogor, Selasa, mengatakan kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan tradisi masyarakat yang masih banyak melakukan silaturahmi saat Hari Raya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rekayasa lalu lintas nanti kami berlakukan H+1, karena pada saat hari raya kita menghormati budaya silaturahmi masyarakat. Jadi rekayasa tidak kita lakukan dulu karena khawatir terjadi banyak komplain,” kata Ardian.

Ia menjelaskan hingga saat ini kepolisian juga belum merencanakan pemberlakuan sistem one way secara penuh di Jalur Puncak selama periode mudik Lebaran.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas yang dilakukan bersifat situasional di titik-titik tertentu yang rawan terjadi kepadatan kendaraan.

“Untuk sementara one way penuh tidak ada. Rekayasa yang dilakukan biasanya sepenggal seperti buka tutup di Pasir Muncang atau Pasar Cisarua,” ujarnya.

Ardian menuturkan sistem buka-tutup arus tersebut biasanya dilakukan pada waktu-waktu tertentu, khususnya menjelang waktu berbuka puasa ketika volume kendaraan meningkat.

Selain itu, kepolisian juga mencatat pergerakan pemudik yang melintasi Jalur Puncak mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir, terutama pada sore hingga malam hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan, peningkatan kendaraan terlihat setelah waktu berbuka puasa dengan dominasi kendaraan roda dua yang membawa barang tambahan seperti ransel di bagian depan motor.

Menurut Ardian, sebagian pemudik yang melintas di Jalur Puncak merupakan perjalanan jarak menengah dari wilayah DKI Jakarta menuju daerah di Jawa Barat bagian selatan hingga sebagian wilayah Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, kepolisian memprediksi puncak arus mudik di Jalur Puncak baru akan terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri.

“Untuk peningkatan sudah mulai nampak, namun untuk prediksi puncak arus mudik tetap kami perkirakan terjadi pada H-4 atau H-3 Lebaran,” kata Ardian. (Ant)