Video: Tutorial Bikin Foto Polaroid Dipeluk Idol Pakai Gemini AI, Gratis dan Cepat

polaroid, viral, tren, Kpop, Gemini AI, AI gemini, Polaroid Gemini AI, prompt gemini AI, prompt foto polaroid bareng idol kpop, tutorial bikin foto polaroid bareng idol kpop, Video: Tutorial Bikin Foto Polaroid Dipeluk Idol Pakai Gemini AI, Gratis dan Cepat

Foto polaroid yang dibuat pakai Gemini AI sedang ngetren dan viral di kalangan K-popers, sebutan untuk pecinta musik Korean Pop.

Tren ini memungkinkan membuat foto polaroid seolah penggemar dirangkul, dipeluk, atau berdiri berdampingan dengan idol favoritnya, layaknya sedang mengikuti sesi meet and greet eksklusif.

KompasTekno sempat mencoba tren ini, dan hasilnya memang mengejutkan karena terlihat rapi, natural, dan benar-benar seperti nyata. Polaroid yang dihasilkan terlihat sangat rapi, efek blur dan cahaya lampu kilat khas ruangan gelap pun ditampilkan dengan meyakinkan.

Untuk membuat foto polaroid bareng idol K-pop di Gemini AI ini juga sangat mudah dan murah. Penggemar cukup membuka Gemini AI dan masukkan prompt.

Selengkapnya, penggemar bisa menonton video tutorial bikin foto polaroid bareng idol K-pop di Gemini lewat video pendek di bawah ini.

Lewat video ini, kalian bisa melihat langkah dan tipis mengedit, sekaligus prompt Gemini Ai yang dipakai untuk bikin foto polaroid bareng idol K-pop.

Tren foto polaroid bareng idol K-pop ini dimungkinkan berkat Gemini 2.5 Flash Image alias Nano Banana, model AI terbaru dari Google yang memang dirancang untuk membuat dan mengedit gambar.

Google menyadari risiko penyalahgunaan teknologi gambar AI, terutama terkait deepfake atau gambar manipulasi yang sulit dibedakan dengan foto asli.

Jadi, semua gambar yang dihasilkan Gemini 2.5 Flash Image otomatis diberi tanda air digital tak terlihat (watermark SynthID) dan metadata khusus agar bisa diidentifikasi sebagai buatan AI.

Perlu diingat, tren edit foto dengan AI, termasuk membuat foto polaroid bareng idol K-pop ini sebaiknya dipandang sebagai hiburan semata.

Jangan sampai fitur AI seperti ini disalahgunakan untuk merugikan orang lain, apalagi dipakai untuk membuat konten yang menyesatkan atau merusak reputasi seseorang.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.