PDIP Nilai Perempuan Punya Peran Penting Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Ketua DPP PDIP Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, dan Investasi, Darmadi Durianto mengatakan, perempuan memiliki potensi besar dalam menciptakan inovasi di berbagai sektor seperti fashion, kuliner, kriya, dan konten digital.
"Data Kemenparekraf menunjukkan, lebih dari 50 persen pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif adalah perempuan. Ini artinya perempuan punya kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan nilai tambah kreatif," ujar Darmadi kepada wartawan, Jumat, 31 Oktober 2025.
Dalam bidang usaha, BUMN salah satunya yakni PNM Mekar dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat lebih aktif mendampingi dalam segi finansial.
Terlebih, untuk pelaku usaha perempuan khususnya, di daerah dengan akses perbankan terbatas.
Maka dari itu, kata dia, pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM sangat penting, agar perempuan dapat memiliki kemampuan manajerial, digital, dan akses pembiayaan.
Darmadi juga menginginkan adanya bekal untuk masa depan perempuan. Salah satunya pelatihan barista untuk siswa SMA.
"Anak muda harus punya arah sejak di bangku sekolah, agar saat lulus punya bekal kemandirian dan tidak tergantung mencari kerja," ucap dia.
PDIP menurutnya, selalu berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945 pada sila kelima.
Dalam artian, ekonomi bukan sekadar angka pertumbuhan, tetapi alat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kemandirian bangsa.
"Ekonomi harus kembali ke roh gotong royong, keadilan sosial, dan semangat berdikari sebagaimana cita-cita Bung Karno untuk Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat," lanjut Darmadi.
"Kalau perempuan bergerak, ekonomi rakyat ikut bergerak. Itulah makna berdikari yang sesungguhnya," tambah Darmadi.