Menelusuri 3 Masjid Bersejarah di Hong Kong, Jejak Komunitas Muslim di Tengah Kota Modern
Hong Kong sering dikenal sebagai kota metropolitan dengan gedung tinggi, kawasan bisnis padat, serta pusat belanja yang ramai. Namun di balik citra modern tersebut, kota ini juga menyimpan sejarah panjang tentang keberagaman budaya dan agama yang hidup berdampingan sejak lama.
Salah satu jejak yang menarik untuk ditelusuri adalah keberadaan masjid-masjid tua yang masih aktif hingga sekarang. Masjid-masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi penanda perjalanan komunitas Muslim di Hong Kong yang sudah hadir sejak abad ke-19.
Berikut beberapa masjid yang memiliki nilai sejarah dan masih digunakan hingga kini, sebagaimana dirangkum dari siaran pers Hong Kong Tourism Board, Jumat, 13 Maret 2026.
1. Kowloon Mosque and Islamic Centre
Di urutan pertama ada Masjid Kowloon yang berada di kawasan Tsim Sha Tsui, tepatnya di Nathan Road. Lokasinya berada di tengah area yang cukup ramai dengan toko dan pusat perbelanjaan, sehingga keberadaan masjid ini cukup mudah dikenali.
Masjid ini dikenal sebagai masjid terbesar di Hong Kong. Bangunannya didominasi marmer putih dengan kubah besar serta menara yang menjadi ciri khas arsitektur masjid. Selain ruang salat utama, kompleksnya juga memiliki fasilitas untuk kegiatan komunitas.
Bagi komunitas Muslim setempat, Masjid Kowloon menjadi salah satu pusat aktivitas keagamaan. Sementara bagi pengunjung, tempat ini sering dilihat sebagai bagian dari lanskap kota yang memperlihatkan keberagaman budaya di Hong Kong.
2. Ammar Mosque and Osman Ramju Sadick Islamic Centre
Masjid Ammar berada di kawasan Wan Chai dan merupakan masjid ketiga yang dibangun di Hong Kong. Masjid ini menjadi bagian dari kompleks Osman Ramju Sadick Islamic Centre yang berdiri dalam bangunan bertingkat.
Di dalam gedung tersebut terdapat berbagai fasilitas, mulai dari ruang salat hingga ruang kegiatan komunitas dan pendidikan. Kompleks ini juga menjadi tempat berkumpul bagi berbagai organisasi Muslim di Hong Kong.
Salah satu fasilitas yang cukup dikenal adalah kantin halal yang berada di dalam Islamic Centre. Tempat ini menyajikan berbagai makanan halal, termasuk dim sum yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitas Muslim.
3. Jamia Mosque
Masjid Jamia Hong Kong
Terakhir, ada Masjid Jamia, yang tercatat sebagai masjid tertua di Hong Kong. Bangunan ini dibangun pada tahun 1849 dan masih digunakan hingga sekarang oleh komunitas Muslim setempat.
Masjid ini berada di Shelly Street, kawasan Central, tidak jauh dari jalur Mid-Levels Escalators. Dari luar, bangunannya mudah dikenali melalui warna hijau muda yang cukup khas.
Dibandingkan dengan kawasan bisnis di sekitarnya, suasana di sekitar masjid ini terasa lebih tenang. Keberadaannya sering dianggap sebagai bagian dari sejarah awal komunitas Muslim di Hong Kong.
Itulah beberapa masjid bersejarah di Hong Kong yang hingga kini masih menjadi pusat aktivitas keagamaan komunitas Muslim setempat. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid-masjid ini juga menjadi bagian dari jejak sejarah keberagaman yang berkembang di sana.