Dukungan Thibaut Courtois Untuk Antonin Kinsky Usai Tampil Buruk Lawan Atletico Madrid
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois memberikan perhatian lebih kepada sejawatnya, Antonin Kinsky saat tampil buruk bersama Tottenham Hotspur melawan Atletico Madrid di Liga Champions.
Antonin Kinsky mendapat kepercayaan dari Igor Tudor untuk bermain sejak awal laga kala Tottenham bertandang ke Riyadh Air Metropolitano menghadapi Atletico Madrid.
Namun, kiper asal Rep. Ceko itu menjadi sorotan usai kebobolan tiga gol dalam kurun waktu 15 menit pertama. Alhasil, Igor Tudor langsung menariknya keluar pada menit ke-17.
Keputusam Igor Tudor menarik Kinsky secara langsung nyatanya mendapat perlawanan dari beberapa pihak.
Kritik pedas disampaikan oleh Joe Hart yang merasa marah dengan pergantian pemain yang dilakukan oleh Tudor.
Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Thibaut Courtois yang tampil gemilang di bawah mistar Real Madrid saat menang 3-0 atas Man City.
Kirim Pesan Pribadi
Saat ditanya penampilan Kinsky saat menghadapi Atletico Madrid, Courtois menyuruh pemain berusia 22 tahun itu untuk 'tetap tegar'.
Kiper asal Belgia itu ternyata sempat mengirimkan pesan kepada Kinsky usai tampil buruk di laga tersebut.
"Saya mengirim pesan pribadi kepada orang itu," katanya kepada Ziggo Sport.
"Saya tahu ini menyebalkan baginya, tetapi dia dikelilingi oleh orang-orang yang baik di klubnya, jadi ini akan berhasil."
Courtois menyadari jika ia juga sering melakukan kesalahan saat bersama tim yang ia bela.
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, memberi reaksi pada pertandingan matchday 3 Liga Champions, Real Madrid vs Juventus, bergulir di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, pada Rabu (22/10/2025) atau Kamis dini hari WIB.
"Saya juga pernah melakukan kesalahan di Atletico dan Chelsea. Dan ketika Messi pernah menendang dua bola melewati kaki saya, saya juga mendapat banyak kecaman."
Lebih lanjut, ia menyadari jika kiper berusia 22 tahun tersebut masih tergolong muda dan masih banyak waktu untuk belajar.
"Keadaannya tidak seburuk yang dia rasakan, tetapi saya tahu ini sangat sulit. Saya menyuruhnya untuk melihatnya sebagai pengalaman belajar."
"Dia berbakat dan perlu terus bekerja keras. Fakta bahwa dia berada di gawang juga berarti pelatih sangat percaya padanya," sambungnya.
Pahami Pertandingan Sulit
Courtois menduga jika tekanan tinggi yang terjadi di laga tersebut turut andil membuat Kinsky grogi hingga gawangnya dengan mudah dibobol.
"Itu pertandingan yang sulit, karena dia bisa saja memainkan pertandingan hebat lainnya setelah itu dan tidak akan ada yang membicarakan kesalahan-kesalahan itu lagi," tambahnya.
Menurutnya, posisi kiper selalu sulit karena rawan terjadi kesalahan. Courtois menyadari akan hal itu dan merasa jika Kinsky merasakan hal yang sama.
Sebagai sosok yang lebih senior, Courtois memberikan semangat kepada sang kiper dan meminta agar semua orang memberikan dukungan kepada Kinsky untuk bangkit.
"Namun, menjadi seorang penjaga gawang adalah posisi yang sulit. Kami sangat rentan, dan itu tidak selalu mudah. Jika kami melakukan kesalahan, biasanya akan berujung pada gol."
"Saya akan mengatakan: tetaplah tegar. Saya tahu ini sangat berat baginya saat ini, tetapi dia mendapat dukungan yang baik di klubnya, jadi semuanya akan baik-baik saja," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang