Garnacho Sentil Masa Lalunya di MU Usai Tampil Apik di Liga Champions
Winger Chelsea Alejandro Garnacho mengingat masa lalunya di Manchester United sebagai momen buruk dalam hidupnya.
Pernyataan itu diungkapkan Alejandro Garnacho usai mengantarkan Chelsea mengalahkan Benfica asuhan Jose Mourinho dengan skor 1-0, Rabu (1/10/2025) dini hari WIB.
Pemain sayap Chelsea itu menyebut periodenya di bawah arahan Ruben Amorim, pelatih Man United sejak akhir 2024, sebagai “momen buruk dalam hidup”.
Garnacho bergabung dengan akademi Man United pada 2020 saat berusia 16 tahun.
Ia berhasil menembus tim utama dan menjadi salah satu pemain muda yang disukai di Old Trafford.
Namun, masa depannya mulai goyah ketika Ruben Amorim mengambil alih posisi pelatih.
Ia masuk dalam daftar pemain yang tersisih bersama Marcus Rashford, Jadon Sancho, Antony, dan Tyrell Malacia. Kelima pemain ini harus berlatih terpisah selama pramusim.
Man United Masa Suram Garnacho
Kondisi itu membuat Garnacho akhirnya hengkang pada bursa transfer musim panas dengan nilai 40 juta poundsterling (sekitar Rp 894 miliar) ke Chelsea.
Meski begitu, Garnacho menolak mengkritik Man United secara langsung, tak lama setelah diminta komentar usai laga Chelsea vs Benfica di matchday ke-2 Liga Champions.
“Saya pikir itu adalah momen yang sulit di sana, hanya latihan saja. Tapi saya tidak punya hal buruk untuk dikatakan tentang klub ini, klub lama saya, Manchester United," ujar Garnacho, dikutip dari Manchester Evening News.
"Itu hanya momen buruk dalam hidup, tetapi sekarang saya sangat senang berada di sini dan bermain di kompetisi ini (Liga Champions) dan mendapatkan tiga poin hari ini,” tegas pemain asal Argentina itu.
Penyerang Manchester United Alejandro Garnacho bereaksi pada laga final Liga Europa antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di stadion San Mames di Bilbao pada 21 Mei 2025.
Bersama Chelsea, Garnacho tampil dalam kemenangan 1-0 atas Benfica di Liga Champions.
Gol tunggal Chelsea terjadi pada menit ke-18, yag diawali lewat aksi Pedro Neto di sisi kiri
Ia kemudian meneruskan bola ke Garnacho. Winger The Blues itu lantas mengirim umpan silang ke kotak penalti.
Bola kemudian dibelokkan oleh pemain Benfica, Richard Rios, ke gawang sendiri.
Garnacho akhirnya berkontribusi secara tak langsung untuk gol Chelsea. Performa Garnacho membuatnya mendapat sorotan positif.
Titik Balik Garnacho di Chelsea
Penampilan terbaru Garnacho bersama Chelsea seolah jadi momen penting untuk unjuk aksi terbaiknya dan mulai beradaptasi dengan skuad The Blues.
Sebelumnnya, pelatih Chelsea, Enzo Maresca, secara bertahap memperkenalkan Garnacho ke skuad utama.
Pemain Argentina itu sempa menghadapi cemoohan saat debut bersama Chelsea di Piala Liga melawan Lincoln City.
Namun, laga kontra Benfica bisa jadi menjadi titik balik awal untuknya.
Enzo Maresca pun mengapresiasi kinerja anak asuhnya, termasuk Alejandro Garnacho.
“Alejandro bermain sangat baik hari ini. Tidak hanya saat menguasai bola, tetapi juga saat bertahan, dia juga sangat baik dalam menekan lawan."
"Di sepertiga akhir, dia bebas bermain satu lawan satu saat dia memutuskan. Masuk ke kotak penalti itu penting karena dari sanalah kami mencetak gol. Saya senang dengannya,” ujar Maresca.