4 Hal yang Perlu Diperhatikan Lansia Saat Mudik Jalur Darat
Bagi lansia, perjalanan mudik jalur darat bisa menimbulkan sejumlah risiko kesehatan, terutama jika tubuh berada dalam posisi duduk terlalu lama tanpa banyak bergerak.
Maka dari tiu, persiapan dan perhatian terhadap kondisi tubuh menjadi hal penting sebelum dan selama perjalanan. Lansia perlu menjaga mobilitas tubuh, memperhatikan waktu istirahat, serta memastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi.
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr. Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K, mengatakan bahwa perjalanan darat yang terlalu lama dapat menyebabkan tubuh lansia mengalami kekakuan otot dan gangguan sirkulasi darah.
Agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan lansia selama menempuh perjalanan darat.
4 Hal yang perlu diperhatikan lansia saat mudik jalur darat
1. Batasi durasi perjalanan
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah durasi perjalanan. Duduk terlalu lama dalam posisi yang sama dapat membuat tubuh lansia menjadi kaku dan tidak nyaman.
“Imobilisasi terlalu lama di dalam malah bikin badannya jadi kaku, peredaran darah jadi nggak lancar. Jadi maksimal tuh 3 sampai 4 jam saja,” ujar dr. Ega saat ditemui di Jakarta Pusat, belum lama ini.
Imobilisasi dalam waktu lama membuat otot dan sendi kurang aktif bergerak. Kondisi ini dapat memicu rasa pegal, nyeri pada punggung, serta gangguan peredaran darah di tubuh bagian bawah.
Oleh karena itu, perjalanan darat bagi lansia sebaiknya tidak berlangsung terlalu lama tanpa jeda. Membatasi durasi perjalanan dapat membantu mengurangi risiko keluhan fisik selama perjalanan.
2. Istirahat secara berkala
Jika perjalanan memang harus berlangsung lebih lama dari waktu yang disarankan, penting bagi lansia untuk beristirahat secara berkala.
“Kalau misalnya memang harus perjalanan lebih dari 3 sampai 4 jam, pastikan istirahat dulu di rest area kurang lebih setengah jam sampai satu jam ,baru lanjutkan lagi perjalanan,” kata dr. Ega.
Berhenti sejenak di rest area memberi kesempatan bagi tubuh untuk bergerak dan beristirahat dari posisi duduk yang terlalu lama.
Lansia dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk berjalan ringan atau sekadar berdiri agar tubuh kembali rileks.
Istirahat juga membantu memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.
3. Lakukan peregangan tubuh dengan rutin
Selain beristirahat, peregangan atau stretching juga penting dilakukan selama perjalanan. Peregangan membantu mengurangi ketegangan pada otot yang muncul akibat posisi duduk yang terlalu lama.
“Stretching yang dilakukan adalah stretching pinggang, leher, sama bahu. Itu yang paling sering. Lalu, setiap satu jam sekali kalau bisa kaki harus diluruskan,” jelas dr. Ega.
Peregangan pada bagian pinggang, leher, dan bahu dapat membantu menjaga kelenturan otot selama perjalanan.
Sementara itu, meluruskan kaki secara berkala dapat membantu memperlancar aliran darah, terutama pada bagian tubuh bawah.
Gerakan peregangan sederhana ini dapat dilakukan secara perlahan agar tubuh tetap terasa nyaman.
4. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi
Hal lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kebutuhan cairan tubuh. Lansia lebih rentan mengalami dehidrasi, terutama saat menempuh perjalanan panjang.
“Lansia jangan sampai dehidrasi. Kalau memang mau puasa, pastikan cairannya dicukupi sejak sahur. Kalau semisal tidak kuat menahan haus selama perjalanan, sebaiknya jangan dipaksakan berpuasa,” ujar dr. Ega.
Asupan cairan yang cukup membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal selama perjalanan.
Selain itu, hidrasi yang baik juga dapat mencegah kelelahan dan membantu menjaga sirkulasi darah.
Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut, lansia dapat menjalani perjalanan mudik jalur darat dengan lebih aman dan nyaman.
Perencanaan perjalanan yang baik serta perhatian terhadap kondisi tubuh menjadi kunci untuk mengurangi risiko keluhan kesehatan selama perjalanan jauh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang