Ketika An Se-young Kagum kepada Megawati Hangestri
Tunggal putri nomor satu dunia saat ini, An Se-young, menyatakan kekagumannya terhadap atlet voli Indonesia, Megawati Hangestri.
An Se-young sedang berada di Jakarta mengikuti ajang bergengsi Polytron Indonesia Open 2026 yang bergulir di Istora Senayan pada 2-7 Juni.
Belum lama ini, sempat viral interaksi An Se-young dengan atlet voli putri Megawati Hangestri di media sosial.
Sebuah video singkat yang diunggah oleh suami Megawati, Dio Novandra, di fitur Instagram Story akun pribadinya memperlihatkan interaksi hangat tersebut.
Tampak Megawati dan An Se-young terlibat percakapan singkat secara daring via panggilan video. Keduanya saling menyapa sembari melempar tawa.
Momen ini menimbulkan rasa penasaran di benak para pendukung Megawati. Rupanya perkenalan kedua atlet beda cabang olahraga ini diinisiasi oleh pelatih An Se-young.
Hal ini diungkapkan An Se-young saat melakukan sesi tanya-jawab dengan awak media pasca-pertandingan Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Rabu (3/6/2026).
"Sejujurnya saya sangat suka menonton semua jenis olahraga. Kebetulan salah satu staf pelatih saya pernah bekerja di tim sama dengan Megawati," kata An Se-young.
"Jadi berawal dari situ. Sekarang lewat video call sempat diperkenalkan dan saling menyapa," jelasnya.
Terkesan Kualitas Megawati
An Se-young lantas memuji Megawati Hangestri yang ia akui sebagai atlet hebat. Dia mampu bersaing dan bersinar di Liga Voli Korea Selatan dalam dua musim terakhir.
Megawati tercatat membantu Red Sparks menembus babak play-off untuk pertama kalinya setelah penantian panjang pada musim 2023-2024.
Pemain voli, Megawati Hangestri Pertiwi.
Begitu pula musim berikutnya, Megawati mengantarkan Red Sparks finis di posisi runner-up Liga Voli Korea Selatan.
"Megawati adalah pemain hebat. Tampaknya itu meninggalkan kesan mendalam buat saya," ucap An Se-young.
Interaksi dengan Megawati toh bukan satu-satunya hal tentang Indonesia yang berkesan buat An Se-young.
Pebulu tangkis berusia 24 tahun itu juga sangat menikmati atmosfer Istora Senayan yang notabene venue pertandingan Polytron Indonesia Open 2026.
Ketagihan Atmosfer Istora
An Se-young menyebut Istora Senayan memiliki tempat tersendiri di hatinya. Gemuruh dan suara teriakan penonton selalu membakar semangatnya setiap kali bertanding.
"Saya selalu merasa terhormat bermain di Istora. Setiap kali saya memukul shuttlecock di situlah teriakan 'ea..ea' terdengar," ungkap An Se-young.
"Bagi saya, ini adalah kehormatan. Berkat teriakan itu pula, saya bisa menjalankan pertandingan dengan menyenangkan," tandasnya.
An Se-young tercatat beberapa kali meraih gelar juara di Istora Senayan. Perinciannya adalah dua Indonesia Open (2021, 2025) plus dua Indonesia Masters (2021, 2023).
Tahun ini, An Se-young kembali mengejar gelar juara Polytron Indonesia Open 2026. Dia akan menghadapi Pusarla Sindhu di babak 16 besar, Kamis (4/6/2026).