Pep Guardiola Diskors Dua Laga: Saya Akan Liburan
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dijatuhi larangan mendampingi tim dari tepi lapangan selama dua pertandingan setelah menerima kartu kuning keenam musim ini.
Kartu kuning tersebut didapat Guardiola saat Man City mengalahkan Newcastle United dalam laga Piala FA di Stadion St James’ Park pada Sabtu (7/3/2026) atau Minggu dini hari WIB.
Insiden tersebut terjadi ketika Guardiola memprotes dengan keras ofisial keempat Lewis Smith setelah bek Newcastle United, Kieran Trippier, menjatuhkan Jeremy Doku.
Wasit Sam Barrott kemudian memberikan kartu kuning kepada pelatih asal Spanyol tersebut.
Berdasarkan regulasi baru musim ini, setiap tiga kartu kuning bagi seorang pelatih menghasilkan larangan mendampingi timnya dalam satu pertandingan.
Seorang pelatih yang mendapatkan kartu kuning keenam secara otomatis berujung pada larangan dua laga.
Absen Lawan West Ham United
Akibatnya, Guardiola tidak akan berada di tepi lapangan saat Manchester City menghadapi West Ham United di Premier League, serta pada pertandingan perempat final FA Cup pada awal April.
Meski demikian, Guardiola tetap diperbolehkan mendampingi tim dari bangku cadangan saat final Carabao Cup melawan Arsenal pada 22 Maret.
Hal tersebut dimungkinkan karena aturan FA Inggris yang menyatakan bahwa laga final kompetisi seperti Piala FA dan Piala Liga Inggris atau Carbao Cup tidak termasuk dalam penerapan larangan otomatis akibat akumulasi kartu kuning bagi staf teknis.
Savinho merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola putaran kelima Piala FA Inggris antara Newcastle United vs Manchester City di St James' Park di Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada 7 Maret 2026. (Foto oleh Paul Currie / AFP)
Respons Guardiola
Guardiola menanggapi hukuman tersebut dalam konferensi pers.
“Saya akan mengatakan sesuatu," tutur pelatih berkepala plontos tersebut.
"Kami memiliki semua rekor di negara ini, semuanya. Kami juga punya rekor pelatih dengan kartu kuning terbanyak. Saya ingin semua rekor dan sekarang saya mendapatkannya.”
Ia juga menyinggung keputusannya membela pemainnya dalam insiden tersebut.
“Larangan dua pertandingan sekarang, dan saya akan libur dua laga berikutnya. Ada beberapa hal setelah 10 tahun yang masih tidak saya mengerti.”
“Tinjau kembali kejadian itu. Tentu saja saya akan membela Doku dan seluruh tim saya.”
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang