Siasat Pep Guardiola Atasi Melempemnya Haaland di Lini Depan Man City
Pep Guardiola memberikan pembelaan atas penampilan Erling Haaland bersama Manchester City yang cenderung menurun saat memasuki tahun 2026.
Jadwal Liga Inggris West Ham vs Manchester City dalam pekan ke-30 di London Stadium pada hari Minggu (15/3/2026).
Erling Haaland kini menjadi pembicaraan usai penampilannya yang menurun bersama Manchester City setelah memasuki tahun 2026.
Terbaru, Haaland menjadi bulan-bulanan saat Manchester City dibekuk Real Madrid 0-3 di Liga Champions pada hari Kamis (12/3/2026).
Sebagai catatan, Haaland hanya mengemas empat gol dari total 16 laga yang dimainkan sejak awal tahun 2026.
"Tentu saja dia butuh gol, tim membutuhkannya dan dia juga membutuhkannya. Kami harus lebih sering membantunya mencetak gol," kata pelatih Man City, Pep Guardiola dilansir dari Manchester Evening News.
Penyerang Manchester City Erling Haaland bereaksi pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid CF dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 11 Maret 2026.
Haaland Jadi Bulan-Bulanan Saat Hadapi Real Madrid
Bahkan, dalam beberapa pertandingan, pergerakan penyerang Timnas Norwegia ini selalu terisolasi dan sang pemain nampak kelelahan.
Kondisi ini terlihat kala Manchester City menghadapi Real Madrid di Liga Champions, ketika Haaland yang tampil sebagai penyerang utama kemudian gagal mendapatkan peluang.
Hal ini disadari oleh sang pelatih, Pep Guardiola yang mengungkap bahwa Haaland dan para pemain Manchester City perlu mencari cara untuk mencetak gol lebih banyak.
Dilansir dari situs Manchester City, Pep Guardiola sempat merasa terkesan atas penampilan pemainnya kala menghadapi Real Madrid, terutama untuk permainan Jeremy Doku.
Namun, Manchester City kemudian kesulitan untuk menyelesaikan peluang dalam laga kontra Real Madrid dan inilah yang perlu segera diperbaiki oleh Pep Guardiola.
Guardiola meminta timnya untuk lebih bagus dalam melakukan pergerakan.
"Anda bergerak, melewati lawan sebelum bola (dioper) dan Anda akan mencetak gol."
"Yang penting bagi mereka adalah nyali dan insting, hanya itu. Kami datang dan kami melakukannya di babak kedua. Kami bersikeras. Bersikeras. Lakukan pergerakan."
"Mengapa Savinho mencetak gol di Newcastle? Matheus (Nunes) adalah bek sayap dan berada di depan gawang, (Lewis) Hall harus menjaganya, jadi Savinho sendirian."
"Jika Matheus tidak ada di sana, Hall akan melakukan sapuan dan Savinho tidak akan mencetak gol," imbuh Guardiola.
Cara Pep Guardiola Perbaiki Haaland
Namun, Guardiola mengaku kesulitan menembus pertahanan Real Madrid, meskipun dirinya sudah mencoba meminta Bernardo Silva untuk mengubah cara bermain demi menambah opsi mencetak gol.
"Kami memiliki dua pemain sayap yang melakukan pergerakan bagus. Kami menurunkan Bernardo untuk bermain dan dia masuk ke kotak penalti tiga atau empat kali," ujar Guardiola.
"Tapi kami membutuhkan momen itu. Real bertahan dengan sangat baik. Real adalah ahlinya dalam bertahan.
"Ini soal terus meningkatkan diri, meningkatkan diri, dan mungkin lain kali akan lebih baik," imbuh Guardiola.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang