TC Timnas U20, Reno Salampessy Tidak Terbebani Nama Besar Sang Ayah
Nama Reno Salampessy menjadi salah satu wajah baru dalam pemusatan latihan Timnas U20 Indonesia yang dipimpin pelatih Nova Arianto di Surabaya.
Kesempatan tersebut disambut dengan penuh rasa syukur oleh pemain berusia 19 tahun itu.
Reno Salampessy mengaku siap memanfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti program latihan bersama tim Garuda Muda.
“Puji Tuhan, semoga kita bisa selesaikan ini dengan baik. Pokoknya kita di sini pastinya bersaing secara sehat dan menunjukkan yang terbaik agar bisa kembali dipanggil lagi di TC berikutnya,” ujarnya kepada jurnalis.
Tak Terbebani Nama Besar Sang Ayah
Pemain berusia 18 tahun itu memang tidak datang dari latar belakang sembarangan.
Ia merupakan putra dari legenda Persipura Jayapura sekaligus mantan pemain timnas Indonesia, Ricardo Salampessy.
Meski demikian, ia menegaskan dirinya tidak merasa terbebani dengan nama besar sang ayah.
Reno justru ingin membuktikan bahwa kesempatan mengikuti pemusatan latihan ini diraih melalui kerja kerasnya.
Sepanjang musim ini, ia bermain cukup konsisten bersama Persipura di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Championship Liga 2 2025–2026.
Ia tercatat sudah bermain dalam 17 laga dengan kontribusi tiga gol dan satu assist.
Baginya, pesan dari sang ayah menjadi motivasi penting untuk terus berkembang dalam karir sepak bolanya.
“Pesan dari ayah, semangat bekerja keras dan buktikan kalau memang layak,” kata Reno Salampessy kepada jurnalis termasuk Kompas.com.
Selain itu ia juga mengaku banyak belajar dari para pemain senior di Persipura, terutama dalam hal membaca permainan dan mengambil keputusan di lapangan.
“Pastinya cara bermain dan cara mengambil keputusan mereka yang saya pelajari,” imbuhnya.
Pemain Persipura Jayapura, Reno Salampessy (dua dari kiri) saat mengikuti latihan Timnas U20 Indonesia yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.
Meniti Jalan Berbeda dari Sang Ayah
Menariknya, dalam sepak bola ia memilih jalur berbeda dari ayahnya dalam hal posisi bermain.
Jika Ricardo Salampessy dikenal sebagai bek tangguh di lini pertahanan, ia justru lebih nyaman beroperasi di sektor depan.
Ia kerap dimainkan sebagai penyerang, gelandang serang, maupun winger.
Sebab pilihan posisi tersebut bukan karena arahan khusus dari sang ayah, melainkan sudah menjadi kebiasaannya sejak mulai bermain sepak bola.
“Tidak ada arahan, saya memang dari dulu sudah main di depan,” kata Reno Salampessy.
Sebelum memperkuat Persipura, ia menimba ilmu di SSB Batik. Kariernya kemudian berlanjut ke Persipura Youth pada musim 2021–2022 sebelum akhirnya mendapat kesempatan menembus tim senior.
Ia juga sempat memperkuat tim Pekan Olahraga Nasional 2024 mewakili Papua, yang semakin menambah pengalaman kompetitifnya di level nasional.