Pengamat Bahas Wajah Baru Timnas U20, Reno Salampessy Curi Perhatian

Timnas U20 Indonesia, Reno Salampessy, Nova Arianto, ASEAN Championship, Piala Asia U20 2027, Pengamat Bahas Wajah Baru Timnas U20, Reno Salampessy Curi Perhatian

Pemanggilan 28 pemain Timnas U20 Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan di Surabaya menghadirkan satu hal yang tidak kalah penting dari persiapan teknis, yaitu persaingan internal.

Di antara nama-nama yang sudah menjadi bagian dari kerangka tim, muncul sejumlah wajah baru yang berpotensi mengubah komposisi line up.

Pemusatan latihan Timnas U20 Indonesia digelar di Surabaya, Jawa Timur, mulai 2 hingga 15 Maret 2026.

“Untuk di barisan depan ada beberapa rotasi, tentunya ada nama Reno Salampessy. Dia pemain muda yang bisa mencuri perhatian bersama Persipura dan ini menjadi kesempatan besar,” ujar pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi kepada Kompas.com.

Penampilan pemain berusia 18 tahun itu di level klub membuatnya digadang-gadang sebagai alternatif baru di sektor serang. Ia dinilai memiliki keberanian dan insting mencetak gol yang dibutuhkan tim.

“Bagi saya walaupun kerangka timnas U20 ini terbentuk berkat pertandingan yang sudah dijalani bersama Nova Arianto tapi saya rasa beberapa posisi terbuka untuk nama baru yang dipanggil dalam pemusatan latihan ini,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dinamika kompetisi internal justru penting untuk menjaga kualitas tim. Pemain inti tidak boleh merasa aman, sementara pemain pelapis memiliki motivasi untuk menembus susunan utama.

“Saya rasa apakah nama-nama baru tersebut mampu mengganggu kerangka tim yang ada, di mana ini memberi kesempatan nama baru tersebut untuk mengisi line up tim ke depannya,” ujarnya lagi.

Keseimbangan di Setiap Lini

Sedangkan di sektor wing back, menurut Rizal Pahlevi, kecepatan Fadly Alberto Hengga menjadi salah satu opsi yang dinilai menarik.

Karakter permainan cepat dinilai sesuai dengan kebutuhan sepak bola modern yang menuntut transisi dinamis.

Sementara itu, lini tengah diproyeksikan menjadi pusat kreativitas. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta baru memberi variasi skema permainan, baik dalam penguasaan bola maupun serangan balik cepat.

Timnas U20 Indonesia, Reno Salampessy, Nova Arianto, ASEAN Championship, Piala Asia U20 2027, Pengamat Bahas Wajah Baru Timnas U20, Reno Salampessy Curi Perhatian

Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

"Masih ada Evandra pemain yang bersinar. Di tahun lalu bersama pelatih Indra Sjafri juga sudah mendapatkan panggilan di timnas U20. Jadi pengalaman yang bisa dia dibawa sangat berharga di Timnas U20 saat ini," kata pengamat dari Jakarta itu.

Selanjutnya di bawah mistar, Daffa Fasya disebut sebagai favorit untuk laga-laga mendatang. Konsistensi dan ketenangan menjadi nilai lebih yang membuatnya berada di posisi terdepan dalam pemilihan penjaga gawang utama.

Ujian Sesungguhnya di Depan Mata

Tahun ini Timnas U20 Indonesia akan menatap dua turnamen internasional, yakni ASEAN Championship U19 2026 yang berlangsung pada 11–14 Juni, disusul Kualifikasi Piala Asia U20 2027 pada akhir Agustus hingga awal September.

Jadwal yang berdekatan membuat waktu persiapan relatif singkat.

Kini sebanyak 25 pemain sudah mengikuti sesi pemusatan latihan di Surabaya. Namun jumlah tersebut belum menjadi komposisi final tim karena proses pemantauan pemain akan terus dilakukan hingga mendekati turnamen.

Menurut Nova Arianto, tim nasional kelompok usia kini diarahkan memiliki kesamaan filosofi bermain dengan tim nasional senior.

Hal itu dilakukan agar para pemain muda dapat beradaptasi lebih cepat ketika naik ke level yang lebih tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang