Cerita Fikayo Tomori soal Loyalitas Pendukung AC Milan Jelang Duel Kontra Inter Milan
Bek AC Milan, Fikayo Tomori, mengingat kembali pengalaman pertamanya dalam Derbi della Madonnina atau Derbi Milan menjelang pertandingan melawan Inter Milan.
Pertandingan besar ini akan berlangsung di pekan ke-28 Liga Italia 2025-2026.
Derbi della Madonnina jilid kedua kali ini akan menjadi sorotan utama, di mana AC Milan akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Inter Milan di San Siro.
Pertandingan ini dijadwalkan untuk berlangsung pada hari Minggu (8/3/2026) atau Senin pukul 02.45 WIB.
Derbi Milan kali ini diyakini akan berlangsung lebih intens daripada biasanya, mengingat posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Italia musim ini.
Kedua tim berambisi untuk meraih gelar scudetto, dengan Inter Milan saat ini memimpin klasemen dengan 67 poin, sedangkan AC Milan berada di posisi kedua dengan 57 poin.
Fikayo Tomori menekankan bahwa duel ini sangat berbeda, tidak hanya karena kepentingan dalam perebutan gelar, tetapi juga atmosfer yang tercipta selama pertandingan.
Memasuki tahun kelimanya bersama Milan, Tomori mengenang momen pertamanya dalam Derbi della Madonnina, yang terjadi ketika pandemi COVID-19 masih melanda.
Dia mengingat laga melawan Inter Milan pada 11 November 2021 sebagai pengalaman pertamanya di Liga Italia, karena sebelumnya ia hanya duduk di bangku cadangan.
"Waktu itu masih Covid, tapi para penggemar tetap datang ke lapangan latihan," ujar Tomori seperti yang dikutip dari The Athletic.
"Hal seperti itu tidak terjadi di Inggris. Mereka mengibarkan bendera dan membawa spanduk serta segala macam."
"Segera, hal itu terjadi dan Anda berpikir: ‘Ini adalah pertandingan yang berbeda. Ini adalah derbi yang berbeda’."
"Lalu Anda datang ke stadion. Anda berada di bus dan mendengar para penggemar memukul-mukulnya."
"Awalnya saya berpikir: ‘Tunggu dulu, apa yang terjadi di sini’," tambahnya.
Bek AC Milan, Fikayo Tomori, berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Juventus pada laga lanjutan Liga Italia di Stadion San Siro, Sabtu (8/10/2022). Terkini, Tomori mengatakan bahwa Paolo Maldini adalah sosok tak tergantikan di AC Milan.
Lebih jauh, Tomori menjelaskan tentang fanatisme pendukung AC Milan selama derbi berlangsung.
Menurutnya, para suporter menunjukkan loyalitas yang luar biasa, yang benar-benar terasa saat berada di stadion, bukan hanya berdasarkan cerita.
"Memiliki penggemar yang sangat bersemangat yang hanya bernyanyi selama 90 menit. Bahkan tidak 90 menit," ujar Tomori melanjutkan.
"Mereka sudah ada di sana sebelum kami keluar untuk pemanasan dan masih di sana setelah pertandingan."
"Bahkan hal itu sendiri adalah hal yang lain yang membuatnya begitu istimewa," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang