Pelatih Brighton Geram Arsenal Lakukan Segala Cara untuk Menang

Brighton, Arsenal, Liga Inggris, sepak pojok Arsenal, Pelatih Brighton Geram Arsenal Lakukan Segala Cara untuk Menang

Pelatih Brighton & Hove Albion, Fabian Hurzeler, melontarkan kritik terhadap cara bermain Arsenal setelah timnya kalah pada pekan ke-29 Liga Inggris 2025-2026.

Pertandingan Brighton vs Arsenal diakhiri dengan kemenangan 1-0 bagi Arsenal, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal The Gunners dicetak Bukayo Saka pada menit ke-9.

Setelah unggul, Arsenal dinilai lebih sering membuang waktu saat pertandingan berlangsung.

Situasi tersebut memicu reaksi dari kubu Brighton seusai laga.

Persaingan menuju akhir musim Liga Inggris memang semakin ketat.

Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris dan memiliki keunggulan tujuh poin atas Manchester City, meski telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.

Skema Sepak Pojok Arsenal Disorot

Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah strategi sepak pojok Arsenal.

Dalam beberapa musim terakhir, tim asuhan Mikel Arteta dikenal memiliki pola bola mati yang efektif.

Peran pelatih bola mati Nicolas Jover memberi pengaruh besar dalam skema tersebut. Pada musim ini Arsenal telah mencetak 16 gol dari situasi sepak pojok.

Saat mengeksekusi tendangan sudut, para pemain Arsenal sering berkumpul di area dekat penjaga gawang lawan. Posisi tersebut dinilai dapat membatasi ruang gerak kiper.

Kontak fisik juga kerap terjadi sebelum bola dilepaskan dari sudut lapangan.

Tujuannya mengganggu konsentrasi penjaga gawang sehingga lini belakang lawan kesulitan mengantisipasi bola.

Selain situasi sepak pojok, Arsenal juga beberapa kali dinilai memperlambat tempo permainan saat sudah unggul. 

Hal tersebut terlihat pada laga melawan Brighton setelah gol pembuka tercipta di awal pertandingan.

Hurzeler Kritik Cara Bermain Arsenal

Brighton, Arsenal, Liga Inggris, sepak pojok Arsenal, Pelatih Brighton Geram Arsenal Lakukan Segala Cara untuk Menang

Kemenangan terbesar pada pekan perdana Premier League datang dari Brighton asuhan pelatih anyar Fabian Hurzeler yang menang 3-0 di kandang Everton pada Sabtu (17/8/2024).

Fabian Hurzeler menyampaikan kritik secara terbuka dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Pelatih berusia 33 tahun itu menilai Arsenal melakukan berbagai cara untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen.

"Ini jenis kemenangan yang aneh," kata Hurzeler.

"Jika mereka memenangkan Liga Inggris, tidak ada yang akan bertanya bagaimana mereka memenangkannya."

"Anda benar-benar dapat merasakan bahwa mereka melakukan segala cara untuk menang dan, pada akhirnya, ini tentang aturan."

"Jadi jika wasit mengizinkan semuanya, maka itu sulit. "

"Kemudian, mereka membuat aturan mereka sendiri."

"Saat ini, saya merasa mereka mengikuti aturan mereka sendiri, tidak peduli bagaimana mereka bermain.”

"Saya tidak akan pernah menjadi manajer yang mencoba menang dengan cara seperti itu."

"Tentu saja, setiap tim akan mengatur strategi dan mengulur waktu, tetapi harus ada batasnya dan batas itu harus ditetapkan oleh otoritas liga."

"Batas itu harus ditetapkan," tuturnya menambahkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang