Pelatih Inter Cristian Chivu Cuma Pikirkan Como: AC Milan Terlalu Jauh
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, saat ini hanya memikirkan Como 1907 besutan Cesc Fabregas. AC Milan masih terlalu jauh baginya.
Cristian Chivu mengungkapkan hal tersebut setelah Inter Milan asuhannya melibas Genoa 2-0 dalam laga pekan ke-27 Liga Italia 2025-2026, Sabtu (28/2/2026) silam.
Inter Milan menang berkat gol Federico Dimarco (31') dan penalti Hakan Calhanoglu (70'). Kemenangan itu memantapkan posisi Inter di puncak klasemen Liga Italia 2025-2026.
Kini, mereka mengantongi keunggulan 10 poin atas sang rival terdekat, AC Milan.
Mengantongi keunggulan 10 angka jelang laga derbi melawan AC Milan yang sekaligus rival utama di jalur juara, tentu jadi bekal apik bagi pasukan Chivu.
Ya, setelah meladeni Genoa, Inter Milan dijadwalkan melakoni Derby della Madonnina melawan Minggu (8/3/2026) atau Senin dini hari WIB.
Apabila bisa mengalahkan sang tetangga, jalan Inter Milan menuju tangga juara Liga Italia 2025-2026 tentu akan semakin lapang.
Kendati demikian, pikiran Cristian Chivu belum tertuju kepada Derby della Madonnina.
Sebab, lawan tangguh lain menanti Inter Milan pada pertengahan pekan. Il Nerazzurri (Si Hitam-Biru) ditantang Como 1907 besutan Cesc Fabregas pada laga leg pertama semifinal Coppa Italia.
Jean Butez (kanan) berselebrasi dengan Marc-Oliver Kempf di akhir pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Como di Stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)
Como 1907 Tantang Inter di Semifinal Coppa Italia
Duel leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-2026 Como vs Inter dijadwalkan digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Selasa (3/3/2026) atau Rabu dini hari WIB.
“Saya sedang memikirkan Como, Milan terlalu jauh,” kata Cristian Chivu usai pertandingan melawan Genoa, dilansir dari Tuttomercatoweb.
Setelah kekecewaan tersingkir di playoff Liga Champions, Inter Milan kini tentu berupaya mencari penebusan terbaik dengan berprestasi di dua ajang domestik, Liga Italia dan Coppa Italia.
Inter Milan Temukan Kembali Energi
Como jadi ujian serius dalam misi Inter menggapai status kampiun Coppa Italia. Tim arahan Fabregas itu melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Fiorentina (16 besar) dan Napoli (perempat final).
“Dalam sepak bola, kita bisa menang dan bisa kalah, kami harus ambisius dan kompetitif," ujar Chivu soal reaksi timnya setelah terdepak dari Liga Champions.
"Kami tersingkir dari Liga Champions karena keunggulan lawan, kami kembali menyatu dan bekerja keras dari sisi fisik dan mental. Kami menemukan kembali energi untuk membawa pulang target kami hari ini, yaitu menang,” tutur Chivu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang