Fakta Ledakan Mercon di Ponorogo, Tim Gegana Temukan 5 Kg Bahan Peledak di Rumah Minten

Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur (Jatim) secara resmi menerjunkan personel untuk melakukan investigasi mendalam di lokasi ledakan petasan yang menghancurkan rumah milik warga bernama Minten di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.
Berdasarkan hasil penyisiran selama dua jam pada Senin (2/3/2026), petugas menemukan sejumlah fakta krusial terkait komposisi bahan peledak yang menewaskan seorang pelajar SMP tersebut.
Temuan Bahan Peledak Low Explosive
Komandan Detasemen (Danden) Gegana Satbrimob Polda Jatim, Kompol Dyan Vicky Sandi, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sisa-sisa unsur kimia yang digunakan untuk meracik mercon.
"Investigasi kami sementara yang kami temukan itu ada unsur belerang, kemudian ada potas atau booster kelengkeng. Jadi yang dibuat di sini dipastikan low explosive atau black powder," ujar Kompol Dyan Vicky Sandi di lokasi kejadian, Senin (2/3/2026).
Istilah low explosive merujuk pada bahan peledak dengan daya ledak rendah jika dibandingkan amunisi militer.
Namun, dalam konteks ini, istilah tersebut tetap dikategorikan berbahaya. Sementara black powder atau mesiu merupakan campuran tradisional dari kalium nitrat, arang, dan belerang yang sangat sensitif terhadap panas.
Daya Ledak Dahsyat hingga 5 Kilogram
Meski masuk kategori daya ledak rendah, Kompol Sandi menekankan bahwa volume bahan peledak yang besar tetap berakibat fatal. Tim di lapangan menemukan selongsong, bungkus belerang, serta potas dengan perkiraan berat racikan mencapai 2 hingga 5 kilogram.
“Mungkin 2-5 kilogram karena dibuat di luar rumah itu tekanan ke luar menyebar dan kreter (lubang) kedalaman sampai 5 sentimeter, atau kawah ledakannya itu sangat besar sekali,” tegas Sandi.
Secara fisika, tekanan yang dihasilkan dari jumlah tersebut sangat tinggi sehingga mampu merenggut nyawa seseorang di lokasi kejadian.
Kesaksian Warga, Rumah Korban Jadi 'Markas' Mercon
Ledakan dahsyat terjadi di Dusun Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo menjelang Magrib.
Fakta baru terungkap dari kesaksian warga sekitar. Rumah milik Minten diduga kuat kerap dijadikan tempat produksi petasan dan balon udara tanpa awak, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran.Bonari, salah seorang warga Plosojenar, menyebut hunian tersebut sebagai "markas". Ia mengaku warga sudah berulang kali memberikan teguran, namun tidak pernah diindahkan oleh pemilik rumah.
“Kami menyebutnya markas. Bukan sekali dua kali, sudah sering terjadi selalu merakit petasan. Di sini yang tinggal ada tiga orang: yang meninggal dunia (Rifa), kakaknya, dan ibunya (Minten),” ungkap Bonari.
Bonari menggambarkan dahsyatnya ledakan yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) sore menjelang Maghrib tersebut.
"Bukan keras lagi, soalnya rumah saya dekat. Kirain ban meletus, enggak tahunya asap mengepul. Keras banget, dahsyat," tambahnya.
Update Korban dan Olah TKP
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengonfirmasi terdapat tiga korban dalam insiden ini.
- Rifai Kurnia Putra (Pelajar SMP): Meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban merupakan anak pemilik rumah.
- Ahmad Fatoni: Mengalami luka bakar hingga 90 persen.
- Hindar Agusta: Mengalami luka bakar 16 persen.
Kedua korban luka saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Harjono Ponorogo. Kondisi rumah Minten sendiri mengalami kerusakan parah pada bagian atap, genting, hingga kusen pintu yang hancur total.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menyatakan bahwa seluruh barang bukti kini tengah diidentifikasi lebih lanjut oleh Tim Labfor Polda Jatim.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menghentikan tradisi pembuatan petasan yang berisiko tinggi.
"Tradisi Ponorogo saat puasa buat petasan dan balon udara. Kita imbau masyarakat menghindari pembuatan petasan. Terbukti dengan kejadian sebelumnya dan saat ini ada korban meninggal dunia," pungkas AKP Imam Mujali.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan Petasan dan TribunJatim.com dengan judul Hasil Temuan Tim Gegana Terkait Ledakan Petasan di Rumah Minten Ponorogo, Racikan Petasan 2-5 Kg
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang