Mengenang Sosok Ning Liya, Ketua KPAI dan Pemimpin Fatayat NU yang Gigih Bela Hak Anak

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) serta dunia perlindungan anak di Indonesia. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU masa khidmah 2022–2027 sekaligus Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (1/3/2026).
Wanita yang akrab disapa Ning Liya tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Fatmawati, Jakarta Selatan. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pengurus PP Fatayat NU, Eli Rosyidah, melalui pesan singkat pada hari yang sama.
"Dari RS Fatmawati akan disemayamkan di PBNU, setelah itu langsung dibawa ke Jombang," demikian bunyi pesan informasi yang diterima.
Jenazah Disemayamkan di Gedung PBNU
Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasinya kepada organisasi, jenazah almarhumah rencananya akan disemayamkan terlebih dahulu di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta. Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan menuju tanah kelahirannya di Jombang, Jawa Timur, untuk dimakamkan.
Wafatnya Margaret menjadi kehilangan besar bagi gerakan perempuan dan aktivisme perlindungan anak. Ia dikenal sebagai figur pemimpin muda NU yang vokal dalam mengawal isu-isu strategis nasional sejak masa remaja hingga akhir hayatnya.
Profil dan Rekam Jejak Margaret Aliyatul Maimunah
Lahir di Jombang pada 11 Mei 1978, Margaret merupakan putri dari pasangan KH Mohammad Faruq dan Hj Lilik Chodijah Aziz Bisri. Ia tumbuh besar di lingkungan pesantren, menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Denanyar Jombang (MI-MTs-MAN) hingga lulus pada 1997.
Pendidikannya berlanjut di IAIN Sunan Ampel Surabaya dan meraih gelar magister di Universitas Indonesia (UI) pada Program Studi Kajian Wanita (2009).
Karier dan Aktivisme:
- Aktivis Sejak Pelajar: Aktif di OSIS, Pramuka, hingga menjadi Ketua Korps PMII Putri (Korpri PMII) Surabaya (2000–2002).
- Kepemimpinan di IPPNU: Pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PP IPPNU (2006–2009) dan Ketua Umum PP IPPNU (2009–2012).
- Inovasi Gerakan: Menginisiasi program Laskar Pelajar Putri yang fokus pada pencegahan narkoba, pornografi, radikalisme, dan kekerasan.
- Fatayat NU: Meniti karier dari Wakil Koordinator Bidang Ekonomi hingga terpilih menjadi Ketua Umum PP Fatayat NU (2022–2027).
Fokus pada Isu Perempuan dan Anak
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, dalam acara Hari Anak Nasional 2025, di Anjungan Papua Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (23/7/2025).
Selama masa hidupnya, Margaret dikenal sebagai peneliti di Women Research Institute. Risetnya menjangkau berbagai wilayah seperti NTT, Riau, hingga Bali, dengan topik krusial mulai dari kesehatan reproduksi, gender budgeting, hingga perlindungan buruh migran dan pekerja anak.Di ranah legislasi, Margaret juga memberikan kontribusi besar sebagai Tenaga Ahli DPR RI di Komisi IX, VIII, dan X. Ia terlibat dalam penyusunan regulasi penting, di antaranya:
- UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
- UU Pengelolaan Keuangan Haji (2014).
- UU No. 9 Tahun 2012 mengenai protokol opsional keterlibatan anak dalam konflik bersenjata serta penghapusan prostitusi dan pornografi anak.
Duka Mendalam Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan duka cita yang mendalam. Bagi Khofifah, Ning Liya adalah rekan seperjuangan yang konsisten membela umat.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ning Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua Umum PP Fatayat NU yang juga selama ini berjuang tanpa henti dalam perlindungan anak sebagai Ketua KPAI,” ujar Khofifah.
Khofifah memuji karakter almarhumah sebagai sosok pemimpin yang berwibawa namun tetap rendah hati.
“Kiprah beliau sebagai pemimpin yang tegas namun penuh kasih, konsisten membela hak anak dan kaum perempuan, telah memberi inspirasi dan kontribusi besar bagi bangsa kita. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai pelayan masyarakat yang rendah hati dan berdedikasi tinggi,” imbuhnya.
Khofifah juga mendoakan agar almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah dan segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Sosok dan Profil Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua KPAI dan Tokoh Fatayat NU yang Wafat
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang